Wamen LHK Ajak Milenial Jaga dan Rawat Lingkungan

Wamen KLHK Alue Dohong saat membuka Festival Generasi Muda Cinta Lingkungan, di Jakarta, Selasa (12/11).
Klik untuk perbesar
Wamen KLHK Alue Dohong saat membuka Festival Generasi Muda Cinta Lingkungan, di Jakarta, Selasa (12/11).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus mendorong perubahan paradigma di kalangan masyarakat untuk mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan. 

Hal ini untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda milenial menanam pohon, mengurangi sampah plastik, memilah sampah dari sumbernya, serta menjaga kelestarian lingkungan.

"Menjaga lingkungan adalah kewajiban kita semua sebaga anak bangsa sesuai dengan visi dan misi presiden," kata Wakil Menteri LHK Alue Dohong saat membuka Festival Generasi Muda Cinta Lingkungan, di Jakarta, Selasa (12/11) siang.

KLHK yang dipimpin Siti Nurbaya Bakar menggelar Festival Generasi Muda Cinta Lingkungan ini akan dilaksanakan selama tiga hari, pada Selasa–Jumat, (12–15 November) di Plaza Ir. Soedjono Soerjo dan Arboretum Ir. Lukito Daryadi Kompleks Manggala Wanabakti, Jakarta.

Baca Juga : KBRI Dukung Pameran Hannover Messe 2020 di Paris

Peserta Festival adalah pelajar SMA se-Jabodetabek, dan menghadirkan narasumber pakar yang berkompeten serta influencers/penggiat isu lingkungan hidup dan kehutanan.

"Sebagai generasi muda, dengan perkembangan teknologi dan media sosial yang pesat, adik-adik bisa jadi agent of change, pelopor generasi muda cinta lingkungan hidup," kata Wamen di hadapan para siswa SMA 8 Jakarta, SMA 70 Jakarta, SMA 37 Jakarta, dan SMA 3 Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Alue menjelaskan, bahwa pohon itu mempunyai roh atau jiwa, yang memang harus dijaga kelestariannya."Kalau adik-adik menanam atau menjaga pohon, anggaplah pohon itu sebagai pasangan hidup. Perlakukan dia dengan ramah, dijaga, dirawat setiap hari," tuturnya.

Lebih lanjut, Alue menyampaikan masing-masing peserta akan mendapat oleh-oleh bibit pohon untuk di tanam di sekolah atau di rumah.

Baca Juga : Terpilih Jadi PM Malaysia ke-8, Muhyiddin Sujud Syukur di Rumahnya

"Tanamlah dengan penuh perasaan. Pohonnya kasih nama kalian, foto pohonnya, kasih titik koordinatnya, tampilkan di media sosial, berikan keterangan bahwa inilah pohon kesayanganku yang akan aku pelihara nanti sampai tumbuh. Nanti setelah kalian lulus, dan bekerja, kunjungi pohonnya setahun sekali. Tanamkan dalam diri dan jiwa untuk bangga menanam pohon," pesan Wamen.

Wamen kembali menegaskan, bahwa aspek penyadaran harus dibangun bersama-sama dengan memberikan edukasi soal kelestarian lingkungan."Kalian bisa menjadi duta menanam pohon, duta sampah, duta mengurangi emisi, dan seterusnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan SDM KLHK, Ade Palguna, sekaligus Ketua Pelaksana, menambahkan, adapun tujuan festival ini. Pertama untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kesadaran generasi muda Indonesia dalam kegiatan lingkungan hidup dan kehutanan. 

Kedua, melibatkan secara aktif generasi muda dalam isu-isu lingkungan hidup dan kehutanan. Ketiga mensosialisasikan kebijakan dan program KLHK, antara lain Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), konservasi alam, cinta flora dan fauna, serta penanggulangan sampah. Keempat, mendapatkan feedback masyarakat dalam rangka penguatan program KLHK.

Baca Juga : Virus Corona Gentayangan Di Mana-mana, AS Tunda Pertemuan Dengan Para Pemimpin ASEAN

Turut hadir Plt. Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (PDASHL), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK, dan Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Analisis Strategis, Akuntabilitas Politik, dan Publikasi. [FIK]