Perusahaannya? Tanya Erick Thohir

Jokowi: Ahok Bisa Jadi Direksi, Bisa Juga Komisaris Utama BUMN

Ahok berswafoto bersama rekan-rekan PDIP saat Upacara HUT RI ke-74 di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan. (Foto: Twitter @basuki_btp)
Klik untuk perbesar
Ahok berswafoto bersama rekan-rekan PDIP saat Upacara HUT RI ke-74 di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan. (Foto: Twitter @basuki_btp)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Spekulasi soal posisi strategis yang bakal ditempati Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di BUMN terus bergulir, pasca pertemuannya dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Rabu (13/11). Tak hanya soal BUMN mana yang bakal dinakhodainya, tetapi juga posisi jabatannya. 

Soal ini, Presiden Jokowi mengungkap, Insinyur Geologi Universitas Trisakti itu bisa menjabat sebagai direksi maupun komisaris BUMN.

Berita Terkait : Ahok Calon Bos Proyek Ibu Kota Negara, Fakta Apa Hoaks

"Bisa dua-duanya," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11). "Kita tahu kinerjanya pak Ahok," imbuh eks walikota Solo itu.

Jokowi menambahkan, saat ini Ahok tengah mengikuti proses seleksi untuk menduduki jabatan itu. Nantinya, penempatan Ahok akan disesuaikan dengan hasil seleksi itu.

Berita Terkait : Jokowi Keluhkan Perizinan Yang Masih Ruwet

"Nanti coba kita lihat. Itu tergantung hasil seleksi yang ada di Kementerian BUMN," ucap Jokowi.

Tersiar kabar, Ahok memimpin PT Pertamina (Persero). Dikonfirmasi soal ini, Jokowi meminta wartawan menanyakannya kepada Menteri BUMN Erick Thohir. "Tanyakan ke menteri BUMN," selorohnya.

Baca Juga : Koalisi Gesit

Wartawan masih mencoba mengulik-ngulik lagi. "Di bidang energi?" tanya wartawan lagi. "Itu sangat teknis, tanyakan ke Menteri BUMN," elak Presiden lagi. [OKT]