Di Depan Prabowo, Menhan Ghana Puji Industri Pertahanan Kita

Klik untuk perbesar
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berjalan bersama Menhan Ghana Dominic B.A. Nitiwul di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (21/11). Foto : Humas Kemhan

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah dan Republik Ghana bertekad akan terus memperkuat kerjasama di bidang pertahanan. Hal ini terangkum dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dengan Menhan Ghana Dominic B.A. Nitiwul di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (21/11).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Setjen Kemhan Brigjen TNI Totok Sugiharto mengatakan, kerja sama bilateral antara Indonesia dan Ghana di bidang pertahanan selama ini memang belum berjalan secara signifikan. Tapi dengan adanya pertemuan ini, kerja sama kedua negara kemungkinan besar bakal semakin intens.

Berita Terkait : Bertemu di Bali, Prabowo dan Menhan Australia Bahas Kerja Sama Pertahanan

"Di pertemuan tadi Pak Menhan sempat mengucapkan rasa terima kasihnya ke Menhan Ghana beserta delegasinya karena telah mau berkunjung kesini. Beliau juga mengatakan bahwa Indonesia sangat terbuka terhadap semua hal positif yang memungkinkan adanya kerjasama saling menguntungkan dengan sahabat manapun, termasuk dengan Ghana," kata Totok.

Pada pertemuan yang diawali dengan upacara kehormatan ala militer itu, Totok mengungkapkan, kedua menhan juga membahas soal potensi kerjasama dalam hal produk-produk industri pertahanan. Hal tersebut dipicu ketertarikan Ghana akan pesatnya industri pertahanan di dalam negeri.

Berita Terkait : Menlu Australia Bertemu Retno dan Prabowo di BDF

"Menurut Menhan Ghana, Indonesia merupakan contoh negara berkembang yang saat ini memiliki perkembangan industri pertahanan yang sangat pesat. Beliau juga sangat mengagumi kematangan demokrasi di Indonesia. Mereka ingin seperti kita," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Menhan Prabowo didampingi Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono, Sekjen Kemhan Laksdya TNI Agus Setiadji dan beberapa pejabat Kemhan RI.[DNU]