Informatif, Kemenparekraf Dapat Penghargaan Keterbukaan Informasi

Klik untuk perbesar
Wamen Angela TanoeSoedibjo mewakili Kemenparekraf menerima penghargaan keterbukaan informasi dari Ketua Komisi Informasi Pusat I Gede Narayana. (Foto: ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyabet Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2019. Kementerian yang dikomandoi Wishnutama Kusubandio itu dinilai informatif.

Penghargaan diserahkan Ketua Komisi Informasi Pusat I Gede Narayana kepada Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo di Istana Wapres, Jakarta (21/11). Penyerahaan disaksikan Wapres Ma’ruf Amin.

Berita Terkait : OJK Puji Keterbukaan Informasi Bank DKI

Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan apresiasinya terhadap badan publik yang telah meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik. "Kita melaksanakan penilaian ini, karena menyadari pentingnya informasi bagi masyarakat, merupakan hak yang dijamin Undang-Undang. Oleh karenanya, memberi informasi publik menjadi kewajiban," tuturnya. 

Memurut dia, dalam pasal 28F UUD 1945 menyebutkan, setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh Informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Baca Juga : Besanan, Amien Vs Zulhas Perang Keluarga

Ma'ruf menegasman,pemerintah memiliki komitmen untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, untuk itu dukungan semua pihak diharapkan untuk mewujudkannya. "Salah satu misi pemerintah adalah mewujudkan pengelolaan pemerintahan yang bersih. Menjadi terpercaya mustahil tanpa keterbukaan, transparansi," ungkapnya.

Wapres berharap Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2019 bisa menjadi pemacu badan publik lainnya untuk lebih terbuka dan transparan dalam tata kelolanya. Menurutnya, setiap badan publik bisa mengambil peran dalan menangkal hoaks yang bisa menciptakan kegaduhan bahkan memecah-belah bangsa.

Baca Juga : KPK Bertepuk Sebelah Tangan

"Masih ada tantangan untuk menjadi badan publik yang dipercaya. Saya minta, badan publik bisa meningkatkan kualitas konten yang disampaikan. Badan publik harus mampu menjadi ujung tombak penangkal hoaks," katanya.

Selain Kemenparekraf, Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2019 diberikan kepada 10 kementerian lain berdasarkan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019. Selain kementerian, penghargaan diberikan kepada 6 kategori lain, yakni lembaga negara dan lembaga pemerintah non-kementerian, lembaga non-struktural, pemerintah provinsi, BUMN, perguruan tinggi negeri, dan partai politik. [DIT]