COP25 Resmi Dibuka Di Madrid

KLHK Hadirkan 3 Tokoh Besar Dunia Di Paviliun Indonesia

Klik untuk perbesar
Wamen KLHK Alue Dohong (kelima kiri), Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (kelima kanan), Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Ruandha Agung Sugardiman (keempat kanan), Kepala Biro Humas KLHK Djati Witjaksono (kiri) dan sejumlah delegasi KLHK lainnya usai pembukaan konferensi perubahan iklim COP25 di Madrid, Spanyol, kemarin.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Batal di Chile, Konferensi Perubahan Iklim PBB (Conference of Parties/COP) ke-25 akhirnya resmi dibuka di Ifema Madrid, Spanyol, kemarin. 

Forum iklim terbesar di dunia ini dihadiri kurang lebih 197 delegasi negara dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) seluruh dunia. 

Penjagaan dilokasi CPO25 terlihat ketat. Aparat kepolisian Spanyol, berjaga di setiap sudut lokasi di gedung Iferma Madrid. 

Berita Terkait : Senin Pagi, Konferensi Perubahan Iklim Dunia Dibuka

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Alue Dohong mengapresiasi pelayanan dan keamanan pemerintah Spanyol dalam acara COP25 ini. 

Alue datang bersama rombongan, sebagai delegasi Indonesia di COP25. Turut mendampingi Alue Dohong, Dirjen Pengendalian Perubahan Ikilm (PPI) Ruandha Agung Sugardiman dan Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), yang juga Ketua Paviliun Indonesia Agus Justianto, Kepala Biro Humas KLHK Djati Witjaksono Hadi dan sejumlah pejabat KBRI Madrid. 

Di sana, Alue telah menyiapkan strategi jitu untuk memuluskan proses negoisasi dalam kebijakan perubahan iklim. “Sebanyak 40 negoisator disiapkan untuk memuluskan proses COP25. Tim negosiator ini terdiri dari sejumlah kementerian terkait. Kementerian Keuangan, Kemenko Perekonomina dan lainnya,” paparnya. 

Berita Terkait : Wamen KLHK Pimpin Delegasi RI Di COP 25 Madrid

Selain itu, Alue juga mengungkapkan, akan mengundang tiga tokoh besar dunia di konferensi perubahan iklim di Paviliun Indonesia, yang akan dibuka pada 4 Desember di Gedung Ifema Madrid. 

Alue mengatakan, tokoh besar dunia ini akan menjadi narasumber diskusi di Paviliun Indonesia. Ketiga tokoh besar itu adalah Al Gore, mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, yang ketiga kalinya menjadi pembicara mengenai masalah perubahan iklim. Lalu, Profesor Nicholas Stern, pakar ekonomi perubahan iklim dan Profesor Jeffrey Sachs, pemerhati kemiskinan. 

“Ketiga tokoh besar dunia akan meramaikan diskusi bersama narasumber lainnya soal perubahan iklim di Paviliun Indonesia. Pemikiran dan gagasannya akan menjadi pencerahan dalam konferensi perubahan iklim ini,” kata Alue di area COP25, Madrid, Senin (2/11) waktu setempat. 

Berita Terkait : Hadiri COP25, KLHK Pertegas Komitmen Perubahan Iklim

Selain menghadirkan tokoh besar dunia, Paviliun Indonesia dengan nuansa bambu ini akan menampilkan pentas seni, budaya dan kuliner ala Indonesia. 

“Kita ingin mempromosikan bambu sebagai produk yang potensial sebagai substitusi kayu dan cepat tumbuh di Indonesia untuk mengurangi deforestasi dan adaptasi perubahan iklim,” kata Agus Justianto,Kepala Badan Litbang LHK, yang juga Ketua Paviliun Indonesia. 

Konferensi Iklim COP25 dijadwalkan berlangsung 2-13 Desember 2019. Ini merupakan konferensi iklim untuk mempersiapkan pelaksanaan Paris Agreement hasil dari COP21 di Paris pada 2015. [FIK]