Lima Tahun Ke Depan

Kemenhub Siap Terus Bangun Infrastruktur

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (05/12). Foto: Humas Kemenhub
Klik untuk perbesar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (05/12). Foto: Humas Kemenhub

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan terus fokus untuk pada pembangunan infrastruktur dalam 5 tahun ke depan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menuturkan, pada periode pertama pemerintahan Jokowi-JK telah membangun secara masif sejumlah infrastruktur. Khususnya transportasi yang dilakukan dengan pendekatan Indonesia Sentris. Pembangunan infrastruktur transportasi tidak hanya terfokus di Pulau Jawa tapi juga dilakukan hingga daerah tertinggal, terluar, terdalam dan perbatasan (3TP).

Berita Terkait : Hadapi Natal dan Tahun Baru, Menhub Petakan Titik Krusial

Nah, dalam 5 tahun kedepan Menhub akan memfokuskan pembangunan infrastruktur transportasi yang menciptakan konektivitas untuk mendukung akses Pariwisata, kelancaran arus logistik, akses ke daerah Terluar, Tertinggal, Terdalam, dan Perbatasan (3TP), serta Ibu Kota Negara Baru (IKN).

"Saya selalu membuat pekerjaan menjadi happy meski ini tugas yang tidak mudah dan melelahkan. Saya selalu bersemangat karena setiap bertemu dengan Presiden beliau selalu semangat. Kami diberikan amanah oleh Presiden untuk memajukan infrastruktur transportasi mendukung konektivitas destinasi wisata 5 Bali baru dan itu merupakan tantangan yang kami terima dengan senang," ujarnya dalam konferensi persnya di Jakarta, Kamis (5/12).

Berita Terkait : Hary Tanoe: Tahun Depan MNC Bank Fokus Bangun Layanan Digital

Sekadar informasi, Kemenhub mendukung 3 dari 5 prioritas nasional sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintahan (RKP) Tahun 2020 yaitu pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan, infrastruktur dan pemerataan wilayah, nilai tambah sektor rill, industrialisasi dan kesempatan kerja.

Beberapa program Kemenhhub yang akan dilakukan pada tahun 2020 yaitu dukungan untuk destinasi pariwisata, dukungan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2020, pengembangan SDM transportasi, revitalisasi Terminal Tipe A, dukungan daerah perbatasan dan daerah tertinggal, dan subsidi operasional keperintisan. [KPJ]