Hujan Lebat Masih Berlanjut

BNPB Ingatkan Rakyat Siaga Hadapi Banjir di Jabodetabek

Hujan lebat malam tahun baru, puluhan perumahan tergenang air.
Klik untuk perbesar
Hujan lebat malam tahun baru, puluhan perumahan tergenang air.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo meminta masyarakat tetap siaga menghadapi kemungkinan banjir di Jabodetabek. 

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan lebat masih akan terjadi hingga malam hari.

Baca Juga : Arab Saudi Larang Warga Negara-negara GCC Masuk ke Mekkah dan Madinah

"Warga diharapkan untuk siaga dan bersiap-siap menghadapi kemungkinan banjir susulan ," kata Agus,  Rabu (01/01).

Sebelum banjir di tahun baru, BNPB pernah merilis sejumlah kawasan berpotensi terdampak banjir. Berdasarkan peta prakiraan dampak hujan lebat di Tanah Air, Jabodetabek masuk dalam kawasan tersebut berdasarkan prakiraan yang dirilis BNPB di awal musim penghujan pada akhir Desember 2019.

Baca Juga : Bangun Ekonomi Kerakyatan, Pemerintah Bisa Terapkan Intervensi Terbatas

Adapun delapan wilayah yang memiliki potensi terdampak banjir itu adalah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Jambi dan Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung. 

Selain itu DKI Jakarta dan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kalimantan Utara, serta Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Mahathir Siap Jadi Perdana Menteri Malaysia Lagi

Menurut BNPB, selain banjir, potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi itu antara lain adalah hujan disertai angin kencang disertai kilat atau petir, dan kemungkinan kenaikan tinggi gelombang laut.

Seperti diketahui, awal tahun 2020 Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan deras yang menyebabkan banjir. BNPB mencatat sedikitnya ada 43 titik banjir di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi hingga Rabu, 1 Januari 2020. [FIK]