Normalisasi Sungai Lambat

Banjir Dimana mana, Basuki Kecewa Sama Anies

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau beberapa titik banjir di Jakarta dan sekitarnya menggunakan helikopter dari Monumen Nasional (Monas) pada Rabu (1/1/).
Klik untuk perbesar
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau beberapa titik banjir di Jakarta dan sekitarnya menggunakan helikopter dari Monumen Nasional (Monas) pada Rabu (1/1/).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku, kecewa kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan lantaran normalisasi sungai Ciliwung yang baru dilakukan sepanjang 16 kilometer (km) dari total 33 km.

"Mohon maaf Pak Gubernur Anies, selama penyusuran kali Ciliwung ternyata sepanjang 33 km itu yang sudah dinormalisasi baru 16 Km,"kata Basuki di Monas, Jakarta Rabu (1/1).

Berita Terkait : Pemprov DKI: Sama Aja, Beda Bahasa Doang...

Saat ini, kata Basuki wilayah sungai yang sudah dinormalisasi terlihat tidak tergenang banjir sama sekali, namun wilayah yang belum dinormalisasi tergenang air."Di 16 km itu kita lihat aman dari luapan, tapi yang belum dinormalisasi tergenang air," ungkapnya.

Untuk itu, ke depan, Kementerian PUPR bersama kementerian terkait bakal mengintensifkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar daerah yang terendam banjir ke depan dapat lebih berkurang dari jumlah saat ini.

Berita Terkait : Gempari Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Jakarta Barat

"Saya harus diskusikan dengan Gubernur untuk membuat program percepatan normalisasi. Termasuk di kali Pesanggarahan juga dengan sodotan kali Ciliwung ke Banjir Kanal Timur, beliau mengambil langkah-langkah untuk pembebasan lahannya karena dari total 1,2 km, 600 meter di antaranya sudah kita kerjakan," ujarnya.

Menurutnya, izin pembebasan lahan dari masyarakat sangat dibutuhkan demi kepentingan bersama."Kami menunggu kesepakatan dengan masyarakat. Alhamdulillah menurut Pak Anies masyarakat sudah diskusi dan Insya allah bisa menerimanya. Mudah-mudahan bisa kita tangani segera,”harapnya. [NOV]