Menteri Halim Optimis, Kerja Sama Kemendes PDTT dan IFAD Percepat Pembangunan Desa

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (kanan) saat menerima kunjungan Direktur Kantor Perwakilan International Fund for Agricultural Development (IFAD) Indonesia, Ivan Cossio Cortez di kantor Kemendes, Rabu (22/1). (Foto: Humas Kemendes)
Klik untuk perbesar
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (kanan) saat menerima kunjungan Direktur Kantor Perwakilan International Fund for Agricultural Development (IFAD) Indonesia, Ivan Cossio Cortez di kantor Kemendes, Rabu (22/1). (Foto: Humas Kemendes)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan Direktur Kantor Perwakilan International Fund for Agricultural Development (IFAD) Indonesia, Ivan Cossio Cortez.

Pertemuan yang digelar di ruang kerja Mendes PDTT ini membahas program kerja sama antara Kemendes PDTT dan IFAD.

“Tentunya pertemuan ini adalah tahapan yang sangat penting untuk proses kerja sama menuju keberhasilan proses dan kegiatan-kegiatan program,” ujar Menteri Halim, Rabu (22/1).

Berita Terkait : Mendes Ajak Dubes China ke Desa Sukajaya

Pada pertemuan ini, Menteri Halim dan Ivan sepakat untuk turun langsung lakukan pengecekan desa di daerah tertinggal yang akan menjadi sasaran program Kemendes dan IFAD. Rencananya, daerah pertama yang akan dikunjungi adalah desa di kawasan Papua.

“Tentu kita harap jadwal yang sudah dibicarakan mengenai program kerja sama bisa dikonfirmasi lagi hingga kita ingin ada percepatan supaya proses berjalan semakin cepat.

Semakin cepat berjalan, berbagai permasalahan pembangunan perdesaan bisa ditangani dengan baik,” ujar Menteri Halim.

Berita Terkait : Akhirnya, Mendes Temukan Desa Surga yang Diimpikan

Lima provinsi yang menjadi sasaran program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), merupakan daerah yang saat ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah. TEKAD ini berkaitan dengan local capacity dan rural development.

 

Lima provinsi tersebut di antaranya Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). “Mereka semua (masyarakat desa) saudara kita yang harus dipikirkan bagaimana nasibnya, yang harus kita tingkatkan kesejahteraannya,” ujar Menteri Halim.

Berita Terkait : Telekonferen dengan Perangkat Desa, Mendes Cek Realisasi dan Perencanaan Dana Desa

Kemendes PDTT dan IFAD miliki Sumber Daya manusia (SDM) mumpuni untuk saling bekerjasama. Menteri Halim yakin, kerja sama Kemendes PDTT dan IFAD akan membantu percepatan pembangunan, khususnya perdesaan.

“Tim kami (Kemendes PDTT) miliki pengalaman cukup panjang dalam menangani proses pembangunan di perdesaan. Tim ini adalah tim jihad melawan keterbelakangan, kebodohan, kemiskinan, dalam rangka mendekatkan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya. [DIR]