Rapim Kemhan Besok Bakal Dihadiri Presiden Jokowi

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono saat membuka Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemhan) Tahun 2020 di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/1). (Foto: Humas Kemhan)
Klik untuk perbesar
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono saat membuka Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemhan) Tahun 2020 di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/1). (Foto: Humas Kemhan)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi akan menghadiri Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan Tahun 2020 yang digelar di Kantor Kemhan pada Kamis (23/1) besok. Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini bakal jadi sejarah.

Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Totok Sugiharto mengatakan, Rapim yang digelar selama dua hari sejak hari ini hingga Kamis besok akan jadi sejarah karena baru akan pertama kali dihadiri presiden. Rapim yang digelar untuk pertama kalinya sejak dipimpin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini mengambil tema “Pertahanan Semesta Yang Kuat, Menjamin Kelangsungan Hidup NKRI”.

Berita Terkait : Menteri Aman (Sementara...)

"Kalau Presiden jadi datang, ini akan jadi sejarah. Karena baru akan pertama kalinya presiden datang ke acara semacam ini," kata Totok di Kantor Kemhan, Rabu (22/1).

Jenderal bintang satu ini menjelaskan, untuk Rapim hari pertama telah secara resmi dibuka Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono dengan beberapa agenda meliputi evaluasi pelaksanaan program TA 2019 dan rencana pelaksanaan serta strategi pencapaian target Program TA 2020 oleh para Kepala Satker di lingkungan Kemhan.

Berita Terkait : Calon Menteri Masih Ngantri

"Selain Presiden, Rapim nanti juga akan menghadirkan sejumlah narasumber penting untuk memberikan pembekalan. Contohnya seperti Menkopolhukam, Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri BUMN, Menteri PAN-RB, Ketua BPK dan Kepala BIN. Panglima TNI juga akan hadir dan menyampaikan evaluasi dari program yang telah dijalankan," ujarnya. [DNU]