Deputi Kementerian Perekonomian Apresiasi Kemajuan Proyek RDMP Balikpapan

Direktur Pengolahan Pertamina Budi S Syarif (kiri) mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Monty Girianna (tengah), meninjau RDMP RU V Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (21/1). (Foto: Humas Pertamina)
Klik untuk perbesar
Direktur Pengolahan Pertamina Budi S Syarif (kiri) mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Monty Girianna (tengah), meninjau RDMP RU V Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (21/1). (Foto: Humas Pertamina)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Proyek pengembangan kilang RDMP Balikpapan sebagai salah satu proyek strategis nasional, mendapat perhatian serius dari pemerintah.

"Tahapan kemajuan progress selalu dimonitor oleh pemerintah”, ujar Monty Girianna, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam kunjungan kerjanya ke RDMP RU V Balikpapan, Selasa (21/1).

Monty mengungkapkan, berdasarkan pengamatan di lapangan, pekerjaan RDMP telah dilaksanakan dengan baik. Secara total, pengerjaan pembangunan sudah mencapai sekitar 11 persen.

Berita Terkait : Kementan Pastikan Kasus Kematian Babi di NTT Sudah Tertangani

"Tantangannya mungkin menyelesaikan pekerjaan, sebelum tahun 2023. Pertengahan kilang harus sudah jalan. Dengan kapasitas yang lebih besar dan produk kualitas yang lebih tinggi," kata Monty, usai melalukan pengecekan.

Untuk saat ini, progress proyek RDMP untuk empat project pada early works fase I sudah terlaksana 100 persen. Tiga proyek pada early works fase II sudah terlaksana dengan baik, dan tepat waktu. Beberapa project lainnya juga on progress.

Didampingi Direktur Pengolahan Pertamina, Budi Santoso Syarif dan Senior Vice President Project Execution, Amir Siagian, Monty meninjau langsung ke lokasi proyek untuk melihat kemajuan pekerjaan proyek RDMP di lapangan.

Berita Terkait : Kementerian BUMN Angkat Loto Srinaita Ginting Jadi Komut Pegadaian

Dalam kesempatan tersebut, Monty menyampaikan apresiasi kepada Pertamina dan pihak yang terlibat dalam pekerjaan proyek.

Hal itu disampaikan, setelah ia melihat kompleksitas pekerjaan proyek. Terutama, aspek teknis untuk penyiapan lahan dan pekerjaan penyiapan fase konstruksi yang telah berjalan.

Proyek RDMP Balikpapan diyakini akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang hingga 100 ribu barel per hari (bpd), dari kapasitas sebelumnya sebesar 260 ribu bpd, menjadi 360 ribu pbd.

Berita Terkait : Mentan Ajak Forum Rektor Gelorakan Kedaulatan Pangan

Selain itu, RDMP juga akan meningkatkan kualitas produk dari BBM, dari setara Euro II menjadi setara Euro V.

"Pertamina dalam hal ini juga berterima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah, atas proyek besar yang sangat berpengaruh pada kemandirian energi. Kami sangat bersemangat menjadi kontributor yang besar bagi pembangunan bangsa," pungkas Budi. [HES]