Sore Ini Menhub Tinjau Pengoperasian Runway 3 Bandara Soetta

Menhub Budi Karya Sumadi/ M. Qori Haliana
Klik untuk perbesar
Menhub Budi Karya Sumadi/ M. Qori Haliana

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sore ini (Minggu, 26/1) bakal mendatangi Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hengki Angkasawan mengatakan, Menhub akan meninjau pengoperasian landas pacu atau runway 3 dan east cross taxiway yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi.

“Menhub akan melihat langsung pergerakan pesawat baik pada saat lepas landas dan mendarat di landas pacu 3 dan east cross taxiway di Bandara Soekarno Hatta untuk memastikan fungsi dari fasilitas tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya," kata Hengki dalam keterangan resminya, Minggu (26/1).

Berita Terkait : Menhub Bundling Pengelolaan 3 Bandara

Runway 3 Bandara Internasional Soetta baru saja diresmikan Presiden Jokowi, Kamis, 23 Januari 2020. Selain runway, Jokowi meresmikan sejumlah fasilitas di Terminal 3, gedung VIP dan east connection taxiway.

Sebelum diresmikan, fasilitas itu sudah beroperasi sejak akhir 2019 yaitu saat angkutan Natal dan Tahun Baru.

Hengki mengatakan, runway 3 yang berukuran panjang 3.000 m dan lebar 60 m ini, diyakini akan sangat bermanfaat untuk memperlancar pergerakan pesawat baik saat lepas landas (take off) maupun mendarat (landing). 

Berita Terkait : Waskita Beton Dapet Proyek Di Area Bandara AP I

Kehadirannya sangat penting untuk peningkatan layanan Bandara Soetta yang terus bertumbuh baik dari segi jumlah pergerakan pesawat maupun penumpang.

“Berdasarkan laporan dari PT Angkasa Pura II, sejak dioperasikannya runway 3 dan east cross taxiway akhir tahun lalu, pergerakan pesawat pada momen angkutan Natal dan Tahun Baru terbukti meningkat dari 80 pergerakan per jam menjadi 100 pergerakan per jam," jelasnya.

Rencananya, Menhub juga bakal menggelar konferensi pers usai peninjauan. Menhub akan didampingi Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti, Direktur Angkasa Pura ll Muhammad Awaluddin dan Direktur Airnav Indonesia Novie Riyanto.[KPJ]