Virus Corona Bikin Tenaga Kerja China Di Indonesia Dibatasi?

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah saat mengunjungi UT School di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: Twitter @idafauziyah
Klik untuk perbesar
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah saat mengunjungi UT School di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: Twitter @idafauziyah

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengaku masih menunggu langkah Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto  soal kemungkinan pembatasan tenaga kerja asing asal China menyusul merebaknya virus corona.

“Saya kira kita ikuti kebijakan pemerintah secara keseluruhan. Apakah itu berlaku untuk TKA atau berlaku untuk WNA yang berkunjung ke Indonesia. Kita ikuti Kemenkes,” kata Ida menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Berita Terkait : Industri Converting Ampelas Serap Banyak Tenaga Kerja

Ida mengaku belum ada kebijakan spesifik terkait pembatasan tenaga kerja asing asal China yang akan masuk ke Indonesia.

"Belum (ada kebijakan terkait hal itu),” kata Ida singkat.

Berita Terkait : Penanganan Wabah Virus Corona, WHO Puji Indonesia

Padahal hal itu dianggap semakin mendesak mengingat kian meluasnya wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

Berdasarkan data statistik jumlah tenaga kerja asal China yang berada di Indonesia mencapai 32.209 jiwa pada 2018.

Berita Terkait : Semuanya Negatif Virus Corona, 238 WNI di Natuna Dipulangkan Hari Ini

Sementara sejumlah sumber seperti The World Bank dan BPS menyebutkan dari 9 juta tenaga kerja asal Indonesia di luar negeri, sebanyak 10 persen atau sekitar 900.000 jiwa berada di China. [KRS]