KLHK Dalami Kerusakan Lingkungan Dalam Revitalisasi Monas

Menteri LHK, Siti Nurbaya
Klik untuk perbesar
Menteri LHK, Siti Nurbaya

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tengah mendalami apakah penebangan pohon terkait program revitalisasi yang di lakukan  Pemprov DKI  di Monas itu ada kerusakan lingkungan atau tidak. 

Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, ada indikasi proyek Pemprov DKI itu tidak sesuai dengan prosedur. 

“Kami lagi lakukan pemeriksaan. Jadi dari sisi prosedur saja ada kesalahan. Nanti di dalam aturan Keppres 25 Tahun 1995 itu terlihat sekali indikasi bahwa pekerjaan yang secara fisik sudah dilakukan di Monas itu tidak sesuai prosedur,” kata Siti di kompleks Istana Kepresidenan, kemarin. 

Berita Terkait : Gakkum KLHK Dalami Kerusakan Lingkungan dan Hutan

Salah satu indikasi pelanggaran adalah penebangan ratusan pohon di Monas. Mantan Setjen DPD ini mengatakan, saat ini Dirjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani sedang mendalami apakah penebangan itu termasuk kerusakan lingkungan. 

“Nah itu kalau bermasalah semua bisa kena pasal. Kalau memang ada indikasi pelanggarannya dan kelihatan pelanggarannya menurut pasal apa, ketentuan apa, sanksinya pasti ada,” tegasnya. 

Sanksi itu dapat berupa sanksi administratif, teguran, maupun tindakan lain yang diatur dalam UU KLHK.

Berita Terkait : Top, Gakkum LHK Penjarakan Dirut NTS Pembuang Limbah B3

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta sedang merevitalisasi kawasan Monas, Jakarta Pusat. Revitalisasi akan dikerjakan selama tiga tahun, yakni 2019-2021. 

Dalam rancangan  revitalisasi Monas, Pemprov DKI akan membangun lapangan plaza sebagai wadah ekspresi warga di setiap sisi Monas, baik di wilayah selatan, timur, maupun barat.

Pemprov DKI juga akan membangun kolam yang dapat merefleksikan bayangan Tugu Monas. Revitalisasi ini bersamaan dengan revitalisasi Masjid Istiqlal dan kawasan di sekitar Lapangan Banteng. Ketiga wilayah tersebut, nantinya akan terhubung dengan jalur pejalan kaki yang lebar dan rapi. Revitalisasi mulai dikerjakan pada November 2019. . [FIK]