RMco.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, pemerintah akan mengevakuasi sebanyak 245 warga negara Indonesia (WNI) dan lima tim advance yang berada di Provinsi Hubei, China. Menggunakan pesawat berbadan lebar milik maskapai Batik Air.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam jumpa pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (1/2).

"Jumlah WNI yang akan kembali adalah 245, plus lima tim kita yang sudah ada di lapangan ikut pulang untuk ikut protokol kesehatan. Jadi total yang akan naik dari Wuhan adalah 250," kata Retno.

Berita Terkait : Menteri Terawan Sementara Ngantor Di Surabaya 

Dalam upaya penjemputan ini, pemerintah menerjunkan 42 tim evakuasi yang terdiri dari perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, dan Kru Batik Air.

Terkait hal ini, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, yang dievakuasi adalah WNI dalam kondisi sehat.

Menurutnya, penjemputan ini akan dilakukan sesuai dengan protokoler kesehatan.

Berita Terkait : Menkes Puasa Bicara, Risma yang Koar-koar

Setelah WNI tiba dari Hubei, mereka juga tetap harus menjalani protokol kesehatan di Indonesia.

Evakuasi WNI ini merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo, menyusul maraknya wabah virus Corona yang kini mendunia. Terlebih, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan status darurat global untuk kasus ini.

Sejak berjangkit sejak akhir Desember 2019, virus Corona Wuhan telah merenggut 259 nyawa warga China daratan, dari total 11.943 kasus global. [HES]