Menlu Sambut Kedatangan Tim Aju dan Tim Evakuasi WNI Dari Wuhan

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, di sela penyambutan tim Aju dan tim Evakuasi WNI dari Wuhan. (Foto: Humas Kemenlu)
Klik untuk perbesar
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, di sela penyambutan tim Aju dan tim Evakuasi WNI dari Wuhan. (Foto: Humas Kemenlu)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyambut kedatangan lima anggota Tim Aju dari KBRI Beijing, dan 42 anggota Tim Evakuasi WNI dari Wuhan, China di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Selasa (18/2). Acara penyambutan dilakukan setelah seluruh tim menyelesaikan masa observasi 14 hari di Natuna, Sabtu (15/2).

“Perkembangan situasi terus berubah. Menit per menit, detik per detik. Namun, tim bisa bekerja secara solid dan tugas dapat dijalankan dengan lancar. Untuk itu, kami mengapresiasi seluruh pihak serta kementerian dan kembaga yang turut mendukung kesuksesan kegiatan tersebut," papar Menteri Retno. 

Berita Terkait : Menlu RI Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Taliban

Ia juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada kementerian/lembaga terkait, pemerintah China, serta masyarakat Natuna atas kerja samanya mulai dari proses persiapan, pelaksanaan, hingga masa observasi. 

Arianto Surojo sebagai wakil dari Tim Aju dan Tim Evakuasi juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Retno. 

Berita Terkait : Pemerintah Upayakan WNI yang Sudah Mendarat di Saudi Bisa Laksanakan Umroh

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri Luar Negeri yang senantiasa memantau perkembangan situasi. Tanggal 2 Februari 2020 akan menjadi tanggal yang selamanya kami kenang dalam pengabdian kami sebagai pelayan publik," ujar Arianto.

Dalam kesempatan ini, Menteri Luar Negeri juga mengundang lima perwakilan dari Tim Aju dan Tim Evakuasi untuk berbagi pengalaman personal dalam proses evakuasi pada 1-2 Februari 2020 lalu. Kelima orang tersebut adalah Bapak Arianto Surojo (KBRI Beijing), Kol. Pas. Dodi Irawan (Koopsus TNI), Capt. Destyo Usodo (Batik Air), Budy Sylvana (Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan), dan Tony Wibawa (Direktorat Pelindungan WNI, Kementerian Luar Negeri).  “Satu hal yang kami selalu ingat bahwa ini adalah panggilan merah putih," ujar Kol. Pas. Dodi Irawan dalam dialog tersebut.

Berita Terkait : Pemerintah Pulangkan 68 WNI Kru Diamond Princess, 2 WNI Pilih Tetap di Jepang

Sebelumnya 42 anggota tim evakuasi yang terdiri dari unsur Kemlu, Kemenkes, TNI, dan Batik Air berangkat ke Wuhan pada 1 Februari 2020 untuk memfasilitasi pemulangan 237 WNI dan 1 WNA (suami WNI) dari provinsi Hubei, RRT. Sesuai protokol kesehatan, seluruh tim aju dan tim evakuasi telah mengikuti observasi dan dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan. [HES]