Pemerintah Siap Evakuasi 74 WNI Negatif Virus Corona di Kapal Diamond Princess

Muhadjir Effendy
Klik untuk perbesar
Muhadjir Effendy

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, pemerintah siap mengevakuasi 74 warga negara Indonesia (WNI) di Kapal Pesiar Diamond Princess terkait wabah virus corona.

WNI yang akan dievakusi adalah mereka yang dinyatakan negatif terinfeksi virus corona atau COVID-19.

Berita Terkait : Malam Ini, 69 WNI Diamond Princess Tiba di Bandara Kertajati, Majalengka

“Kami membicarakan tentang evakuasi, ada beberapa opsi. Intinya pemerintah punya komitmen kuat untuk itu dan akan koordinasi ke Bapak Presiden," jelas Menko Muhadjir di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (20/2).

Keputusan untuk memulangkan ini diambil usai melakukan rapat koordinasi bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menkumham Yasonna Laoly, dan tim perwakilan dari BNPB.

Berita Terkait : Repot Gegara Corona, Lima Laga Seri A Ditunda

Selain sepakat untuk segera mengevakuasi, hasil rapat koordinasi juga merilis dua opsi terkait cara penjemputan 74 WNI negatif virus corona. Opsi pertama dilakukan penjemputan via laut, dan opsi kedua penjemputan dilakukan via udara.

“Opsi pertama dijemput KRI Suharso. Kedua dijemput melalui udara. Semua sudah dihitung apa hambatan dan yang akan yang bisa dari segi efisiensinya, tapi detiknya belum bisa saya jelaskan," kata Muhadjir.

Berita Terkait : Australia Umumkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Menurut dia, detil dari evakuasi WNI negatif virus corona di kapal pesiar ini wajib dilaporkan dulu ke Presiden Jokowi usai rapat koordinasi.

Diketahui, update terbaru Kementerian Luar Negeri menyatakan 4 dari 78 WNI yang sempat dikarantina di Kapal Pesiar Diamond Princess positif terinfeksi virus corona COVID-19. Mereka dipastikan mendapat perawatan terlebih dulu secara intensif di rumah sakit di wilayah Chiba, Jepang, hingga dinyatakan sembuh. [DIR]