RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi meresmikan jembatan di kawasan transmigrasi di UPT Saluandeang. Tepatnya, di Desa Batu Parigi, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Rabu (19/2).

Budi Arie yang didampingi istrinya, Zara Murzandina berharap, jembatan di perkampungan transmigran tersebut bisa mempercepat laju pertumbuhan ekonomi masyarakat transmigran yang mayoritas berasal dari Pulau Jawa.

Berita Terkait : Ditarget 5 Persen, Bank DBS Indonesia Genjot Kredit Korporasi

“Bisa berguna untuk masyarakat transmigrasi. Sehingga, semua arus barang dan jasa, produk-produk dari masyarakat transmigrasi di sekitar ini bisa disebar dan didistribusikan dengan sebaik-baiknya,” ucap Budi Arie di Mamuju Tengah, Rabu (19/2).

Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai provinsi hingga kabupaten, untuk bergotong-royong menyukseskan program pemerintah. Khususnya, transmigrasi. Menurutnya, warga transmigran harus lebih baik secara ekonomi dibandingkan di tempat asalnya.

Berita Terkait : Panglima TNI Dan Kapolri Sabet Penghargaan Indonesia Awards

“Transmigrasi adalah program distribusi keadilan. Sehingga, pembangunan bisa merata dan bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Transmigrasi  mewujudkan pembangunan Indonesia Sentris ,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan prasasti. Selanjutnya, Wamen Budi Arie yang didampingi Dirjen Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (PKP2Trans) R Hari Pramudiono dan Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni meninjau langsung pemukiman warga transmigran. [HES]