RMco.id  Rakyat Merdeka - Wamen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jhon Wempi Wetipo, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Gorontalo, Kamis (27/2). Dia datang untuk memantau kinerja pasukannya yang dalam hal ini para kepala Balai yang ada di bawah naungan Kementerian PUPR, dan ingin mendapat informasi tentang infrastruktur apa saja yang dibutuhkan masyarakat Gorontalo.

"Saya datang ke sini untuk mendengar terkait infrastruktur yang ada di sini. Baik yang di wilayah balai wilayah sungai, cipta karya, kemudian satker penyediaan rumah, dan balai jalan. Saya juga ingin memastikan para kepala balai yang jadi pasukan saya bekerja dengan ikhlas," kata Wempi disela-sela kunjungannya di Kota Gorontalo, Kamis (27/2).

Pria asal Papua itu juga meminta, para bupati maupun wakil bupati tidak segan untuk melapor kepadanya jika ada kepala balai yang melakukan kesalahan. Harapannya agar kesalahan tersebut bisa diperbaiki sehingga proses pembangunan berjalan lancar dan maksimal.

Baca Juga : Dapat Sehatnya, Nambah Duitnya

"Laporan ini tujuannya agar kita bisa lebih bersinergi, dan memastikan apa saja yang mesti kita kerjakan. Karena itu, pada kesempatan ini saya meminta kepada bupati dan wakil bupati untuk intens menjalin berkomunikasi dengan kepala balai," tuturnya.

Wempi mengatakan, intensnya komunikasi merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal itu didasari karena para kepala balai dan pasukannya akan selalu siap mendukung segala program yang dicanangkan para bupati maupun wakil bupati.

"Intinya kita harus bersinergi. Kita harus bekerja bersama-sama dalam membangun kepentingan masyarakat," paparnya.

Baca Juga : Yakin Bisnis Hortikultura Makin Prospektif Di Masa Pandemi, Mentan SYL: Saatnya Indonesia Maju

Namun demikian, Wempi mengaku, tidak bisa langsung memenuhi segala aspirasi terkait pembangunan di Gorontalo Sebab, proses pemenuhannya harus menggunakan skala prioritas. Apalagi program bantuan yang diberikan pemerintah pusat tidak hanya diberlakukan di Gorontalo, tapi juga di seluruh daerah yang ada di nusantara.

"Saya sendiri baru pulang dari Aceh. Kondisi di sana lebih parah dari yang ada disini. Salah satunya infrastruktur jalan," katanya.

Wempi memastikan, segala permasalahan yang dihadapi daerah terkait penambahan infrastruktur akan diatasi walau tidak dalam waktu yang singkat. Mengingat, program pemerintah mengenai hal itu akan dilakukan setiap tahun dan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca Juga : MotoGP, Ducati Ogah Dikaitkan dengan Lorenzo

"Maka dari itu, kunjungan saya ke daerah-daerah sebenarnya untuk melihat petugas kita di lapangan, dan memastikan mereka bekerja, dan kemudian apa yang menjadi aspirasi masyarakat dan menjadi beban buat mereka bisa saya tahu," ujarnya.

Sekedar informasi, dalam kunjungan kerjanya ke Gorontalo, Wempi sempat meninjau lokasi pembangunan rumah berbasis komunitas di Desa Datahu, Kecamatan Tibawa. Wempi juga sempat mengunjungi kawasan Shoping Center Limboto yang tahun lalu terbakar, termasuk menghadiri acara peresmian kegiatan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kabupaten Bongohulawa, Kecamatan Limboto.

Bahkan, Wempi juga menyempatkan diri meninjau pembangunan sumur eksplorasi/produksi dan prasarana pengambilan air tanah untuk air baku di Desa Wonosari, di Kabupaten Boalemo, yang jaraknya kurang lebih dua jam dari Kota Gorontalo. [DNU]