Jokowi Pastikan, Pemberian Insentif Pariwisata Tak Tambah Penyebaran Corona

Presiden Jokowi (Foto: Instagram @jokowi)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi (Foto: Instagram @jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memastikan, pemberian diskon tiket pesawat dan sejumlah insentif tarif hotel untuk 10 daerah wisata di Indonesia tidak akan menambah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Sebab, insentif diberikan ke wisatawan yang aman.    

"Insentif itu kan kita berikan kepada wisatawan dari daerah-daerah yang sudah diperkirakan tidak menjadi episentrum dari Virus Corona," kata Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3) seperti dikutip antaranews.        

Berita Terkait : Anies Pastikan Terus Pantau Potensi Penularan Corona

Pada hari ini, Presiden mengumumkan dua orang WNI, yaitu seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun di Depok, Jawa Barat,  positif terjangkit Virus Corona. Keduanya kini dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Suroso sejak Minggu (1/3).  

Di saat yang sama, pemerintah mulai memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat untuk memulihkan kembali sektor pariwisata yang sempat terhantam dampak Virus Corona. Diskon ini diberikan sejak 1 Maret 2020.      

Berita Terkait : Thailand Umumkan Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Corona

"Saya kira sudah dihitung semuanya. Karena kita ingin kasus-kasusnya terselesaikan, tapi ekonomi kita juga pada kondisi yang baik dan normal. Itu keinginan kita," tambah Presiden.        

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, insentif tersebut diberikan kepada wisatawan asing dengan tingkat risiko Virus Corona rendah. "Jadi pariwisata jalan, tentu dari wisatawan mancanegara yang risikonya rendah dan kita sudah punya protokol untuk itu. Kedua, yang utama mendorong wisata dalam negeri, wisata Nusantara, dan juga kegiatan-kegiatan MICE dari kementerian, jadi itu yang untuk menunjang industri pariwisata," ungkap Airlangga.        

Berita Terkait : AS Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Diskon tiket pesawat sendiri diberikan hingga separuh harga alias 50 persen terhadap harga tiket.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, diskon tersebut akan diberikan untuk 25 persen kursi per pesawat yang terbang ke 10 destinasi pilihan selama 3 bulan sejak 1 Maret sampai 31 Mei 2020. Setidaknya akan ada 430 ribu tiket yang akan didiskon selama tiga bulan ke depan. [USU]