Jokowi: Yang Timbun Masker Akan Berurusan dengan Polisi

Presiden Jokowi didampingi Mensesneg Pratikno  dalam jumpa pers di Veranda Istana Merdeka Jakarta, Selasa (3/3). (Foto: Biro Pers Istana)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi didampingi Mensesneg Pratikno dalam jumpa pers di Veranda Istana Merdeka Jakarta, Selasa (3/3). (Foto: Biro Pers Istana)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk menindak tegas oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di tengah penyebaran Virus Corona. Termasuk mereka yang menimbun masker.

“Saya juga memerintahkan Kapolri menindak tegas pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan momentum seperti ini yang menimbun masker dan menjualnya dengan harga yang sangat tinggi,” tegas Presiden, dalam jumpa pers di Veranda Istana Merdeka Jakarta, Selasa (3/3) seperti dikutip antaranews.com.

Berita Terkait : Berhasil Sembuhkan Semua Pasien Corona, Vietnam Patut Dicontoh

Presiden pun mengingatkan para spekulan untuk tidak main-main. Sebab, Pemerintah menerapkan aturan yang tegas dan ketat. Ia memperingatkan agar para spekulan menghentikan aksinya mengambil untung di tengah momentum seperti saat ini.

“Hati-hati ini yang saya peringatkan. Dan dua kasus yaitu kasus-1 dan kasus-2 ini akan ditangani sebaik-baiknya oleh pemerintah,” katanya.

Berita Terkait : Jokowi Tegaskan Sebagian Besar Pasien Corona Bisa Sembuh

Jokowi memastikan, Pemerintah siap menjaga dan melindungi masyarakat semaksimal mungkin dari kasus corona. “Kita akan bekerja sekeras-kerasnya dan di sinilah solidaritas sosial kita diuji dan marilah kita bersama-sama mengatasi dengan bekerja keras tapi juga tetap tenang,” katanya.

Presiden telah mendapatkan laporan bahwa stok masker di dalam negeri kurang lebih 50 juta masker. “Memang pada masker-masker tertentu itu yang barangnya langka,” katanya. Meski begitu, ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong masker ataupun bahan makanan pokok lainnya. [USU]