Cegah Penyebaran Virus Corona

Angkasa Pura I Makin Getol Bersih-bersih di Bandara

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi. (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Klik untuk perbesar
Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meningkatkan upaya pencegahan penyebaran virus corona di tanah air. misalnya, di bandara penerbangan, PT Angkasa Pura (AP) I telah mengambil sejumlah langkah antisipasi strategis mulai dari memperketat pengawasan, meningkatkan kegiatan bersih-bersih bandara, hingga memperbanyak hand sanitizer.

Direktur Utama PT Angkasa Pura, Faik Fahmi memaparkan, proses pengawasan terhadap penumpang dilakukannya dengan memasang thermal scanner, alat pengukur suhu badan.

Kegiatan itu sudah berjalan jauh sebelum virus corona masuk ke Indonesia. Dengan alat itu, suhu badan penumpang akan terlihat. Suhu badan penumpang di atas 38 derajat akan terdeteksi saat melewati area pemeriksaan. Dan, mereka yang terdeteksi akan dilakukan pemeriksaan khusus.

“Sempat beredar berita di Bandara Surabaya kok tidak ada pemeriksaan. Padahal sebenarnya ada pemeriksaan. Cara kerja thermal scanner itu otomatis. Semua penumpang termonitor melalui monitor. Kalau ada penumpang dengan suhu di atas 38 derajat pasti ketahuan,” ungkap Faik kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : Angkasa Pura I Konsisten Cegah Penyebaran Virus Corona

Faik memastikan mekanisme pengawasan dan pencegahan dilakukan bandara-bandara di bawah AP I selama ini berjalan baik. Walau begitu, pihaknya kini menambah langkah-langkah lain untuk memperkuat upaya perlindungan kepada masyarakat dari penyebaran virus corona.

Dia mengaku, sudah mengeluarkan surat edaran kepada bandara di bawah naungan AP I untuk meningkatkan kewaspadaan.

Dipaparkannya, pada sektor fasility care (perawatan fasilitas), pihaknya kini melakukan pembersihan berulang secara menyeluruh terhadap seluruh fasilitas seperti bangku penumpang, reading corner, internet corner, eskalator, lift, hingga trolly. Selain itu, melakukan sterilisasi pada area yang sering disentuh penumpang dengan melapisinya menggunakan cairan disinfektan (pembasmi kuman).

Tak hanya itu, menambah banyak fasilitas hand sanitizer (gel antikuman untuk pembersih tangan) pada area-area yang mudah dijangkau. Tak hanya terhadap penumpang, Faik menerangkan, pihaknya juga mengeluarkan ketentuan untuk melindungi para petugas operasional bandara. Semua petugas diharuskan menggunakan masker pengaman, kacamata, dan sarung tangan.

Berita Terkait : Dua Pasien Terinfeksi Corona Berangsur Pulih

Di luar itu, Faik menambahkan, pihaknya juga ikut kampanye mengajak masyarakat untuk meningkatkan kebersihan. Kami melakukan pemasangan poster secara masif di bandara mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, AP 1 mengelola 15 bandara yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta, Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, Bandara El Tari Kupang, dan Bandara Sentani Jayapura.

Selain AP I Angkasa Pura II juga menyampaikan telah mengambil langkah-langkah serupa untuk mencegah penyebaran virus corona.

Vice President of Corporate Communications PT Angkasa Pura II Yado Yarismano memastikan pihaknya melakukan pengawasan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah. termasuk, Bandara Soekarno Hatta.

Berita Terkait : Di Bandara Soetta, Prosedur Pencegahan Penyebaran Virus Corona Sangat Ketat

“Anggapan pemeriksaan dilakukan ala kadarnya tidak benar. Bandara pintu gerbang utama di Indonesia. Pemeriksaan tentunya dilakukan dengan maksimal,” pungkasnya. [SRF/TIM]