Rayakan Sampah di Bajo

Nurbaya dan Luhut Happy Rakyat Sadar Akan Lingkungan Sehat

Menteri LHK, Siti Nurbaya didampingi Menteri Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan (tengah) dan jajaran LHK di acara Puncak Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Labuan Bajo, NTT, Jumat (6/03).
Klik untuk perbesar
Menteri LHK, Siti Nurbaya didampingi Menteri Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan (tengah) dan jajaran LHK di acara Puncak Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Labuan Bajo, NTT, Jumat (6/03).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Partisipasi masyarakat peduli sampah sekarang ini semakin tinggi. Sejumlah kelompok masyarakat terlibat dalam agenda-agenda di Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020. 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat, di 2015 yang terlibat hanya 1.100 kelompok di 18 kabupaten/kota. Di 2019 mencapai 5.440 komunitas yang melibatkan 9,5 juta masyarakat di 186 Kabupaten/kota.

Keterlibatan perempuan juga meningkat di 1.172 Bank Sampah pada 2014 menjadi 8.036 Bank Sampah di 2019. Saat ini, sudah ada 21 Provinsi dan 353 Kabupaten/Kota yang telah menetapkan dokumen Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada).

“Saya menyampaikan penghargaan tinggi dan rasa terima kasih atas antusiasme masyarakat bergerak dan berkolaborasi membangun pengelolaan sampah yang lebih baik,” kata Menteri LHK, Siti Nurbaya di acara Puncak Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di NTT, kemarin.

Baca Juga : PM Conte: Inilah Saat Tergelap, Tapi Kami Yakin Akan Berhasil

Lebih lanjut Siti mengatakan, selain itu ada 32 Pemda telah menerbitkan kebijakan pembatasan sampah, khususnya sampah plastik sekali pakai. Hal ini mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya kalangan millenial serta juga para produsen.

Sementara,  Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, khusus di Labuan Bajo, pemerintah membangun fasilitas pengelolaan berupa  Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), atau Pusat Daur Ulang Pengelolaan Sampah (PDU). 

Melengkapi sarana ini juga diberikan motor sampah sebanyak 8 unit dan 60 unit tempat sampah tematik. 

KLHK juga melakukan langkah detasering bantuan pembinaan kepada Pemda Kabupaten Manggarai Barat, melalui pendampingan penyusunan Jakstrada, edukasi pengelolaan sampah melalui PDU dan Bank sampah, pemberian 40.000 bibit tanaman dan aksi bersih pungut sampah di pantai dan laut. 

Baca Juga : Chevron Arogan dan Culas, Negara Dirugikan Triliunan

“Karena sudah diberikan, tolong diperhatikan dan dijaga dengan baik. Saya juga titip, kepedulian pada sampah bisa menjadi pesan yang disampaikan di rumah-rumah ibadah. Karena sampah ini adalah masalah dan musuh kita bersama,'' pesan Menko Luhut.

Wakil Gubernur NTT, Josep Nae Soi mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Pak Luhut dan Ibu Siti, yang telah memilih Labuan Bajo menjadi salah satu lokasi HPSN 2020.

“Pemerintah telah banyak memberikan perhatian yang tidak henti-hentinya pada kami. Ini menjadi sinyal kuat bagi rakyat NTT untuk bersih-bersih sampah,'' tambah Josep.

Puncak Peringatan HPSN ini diikuti 10.000 peserta. Diantaranya, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Wakil Gubernur NTT, Josep Nae Soi, penyanyi balada dan aktivis lingkungan , Oppie Andarista, dan anak-anak Sekolah luar Biasa (SLB).

Baca Juga : Isi Pertamax Series dan Pertamina Dex Gratis Es Kopi

Kegiatan ini juga diramaikan dengan aksi tiga pelajar SDN Dinoyo 3 Malang membawakan Tari Lampah. Tari Lampah merupakan perpaduan seni tari, ludruk, dan penyuluhan. Dengan menggunakan kode warna hijau, kuning dan biru, mereka mensosialisasikan pentingnya kesadaran memilah sampah. [FIK]