RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi membatalkan rencana pelaksanaan mudik gratis pada Lebaran tahun ini. Alasannya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) yang diprediksi masih terus berlanjut hingga Lebaran.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, berdasarkan hasil diskusi internal dan bersama dengan Menteri Perhubungan Ad Interim, Luhut Binsar Panjaitan, diputuskan mudik gratis Lebaran 2020 dibatalkan. Baik itu program mudik gratis yang diadakan oleh Kemenhub, BUMN, hingga swasta akan ditiadakan.

Berita Terkait : PSG Vs Nice, Rawan Ditunda Gegara Corona

"Melihat kondisi penyebaran virus Covid-19 yang begitu masif belakangan ini, saya rasa ini keputusan yang tepat walau berat, mudik gratis akan dibatalkan," tegasnya di Jakarta, Senin (23/2).

Budi mengatakan, untuk di Ditjen Perhubungan Darat, baik mudik gratis dengan bus dan kapal penyeberangan semuanya akan dihapuskan. "Saat ini kita akan berganti fokus, saling membantu antara pemerintah pusat maupun daerah untuk mengatasi penularan Covid-19. Karena kita tahu dengan mudik, artinya ada arus orang banyak yang akan melakukan perjalanan. Ini tentu berbahaya dan beresiko tinggi jika tetap dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga : Sore Hari, Jakarta Selatan dan Timur Diprediksi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Ia meminta, kepada masyarakat yang telah mendaftarkan diri untuk ikut dalam program ini. Sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat agar tetap di rumah selama periode mudik Lebaran dan saat Lebaran pun akan mulai dilakukan.

Padahal, Ditjen Perhubungan Darat sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 34,48 miliar pada mudik gratis kali ini atau lebih besar 6 persen dibandingkan dengan mudik gratis tahun lalu yang sebesar Rp32,45 miliar. [KPJ]