Antisipasi Dampak Corona Ke Koperasi Dan UMKM, Pemerintah Beri Sejumlah Insentif

Menkop UMKM Teten Masduki. (Foto: ist)
Klik untuk perbesar
Menkop UMKM Teten Masduki. (Foto: ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi dan UKM berkomitmen bakal memprioritaskan para pelaku UMKM yang terkena dampak pandemi corona (covid-19), dengan memberikan sejumlah insentif.

Menkop dan UKM, Teten Masduki menegaskan, pentingnya peran pelaku koperasi dan UMKM di tengah krisis atau wabah untuk tetap menjaga bergeraknya sektor riil di Tanah Air.

"Keberlanjutan usaha koperasi dan UMKM (KUMKM) harus menjadi prioritas penting yang diselamatkan di tengah pandemi Covid-19," imbuhnya di Jakarta, Selasa (24/3).

Berita Terkait : 16 Dokter Berguguran

Bahkan Presiden Jokowi sebelumnya telah meminta semua jajaran pemerintah, untuk melakukan relokasi anggaran dan refocusing kebijakan, guna memberi insentif ekonomi bagi pelaku UMKM dan informal. Sehingga tetap dapat berproduksi dan beraktivitas juga tidak melakukan PHK.

Di sisi lain, Pemerintah juga sudah memastikan, adanya relaksasi kredit bagi UMKM terutama untuk nilai kredit di bawah Rp 10 miliar sebagai upaya meminimalisasi dampak wabah corona. "Kredit itu terinci baik kredit perbankan maupun industri keuangan nonbank. Relaksasi yang diberikan bisa berupa penundaan cicilan sampai satu tahun dan penurunan bunga," jelasnya.

Teten bilang, untuk pelaku UMKM ada relaksasi cicilan kredit di bank agar usaha tetap berjalan. Untuk ojek online juga penting penundaan cicilan kredit. 

Berita Terkait : Antisipasi Dampak Corona, Pemerintah Jangan Tebang Pilih Kasih Insentif

"Apalagi dalam kondisi social distancing begini, servis dari ojek online lebih dibutuhkan untuk distribusikan produk UMKM,” katanya.

Teten mengatakan, bagi para pekerja harian termasuk tukang ojek, soper taksi, hingga nelayan juga akan ada relaksasi kredit yang diberikan berupa pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama 1 tahun.

"Saya melihat ojek online ini adalah ujung tombak para pelaku UMKM di tengah dampak Covid-19. Ojek online menjadi garda depan untuk mendistribusikan penjualan. Keringanan penundaan cicilan kredit untuk ojek online penting agar UKM tetap hidup,” ucapnya.

Berita Terkait : Antisipasi Dampak Corona Ke Koperasi Dan UMKM, Ini 8 Jurus Menteri Teten

Ia mengajak, pelaku koperasi dan UMKM dan para pekerja harian tetap optimistis dan tidak perlu khawatir namun tetap waspada di tengah pandemi corona.

Menurut Teten, pemerintah sangat serius untuk memikirkan dan mencari jalan keluar berupa jaring pengaman sosial yang diharapkan akan mengamankan mereka dari sisi ekonomi selama wabah terjadi. [DWI]