Dampak Corona, Bantuan Pangan Jadi Rp 200 Ribu

Maruf Amin
Klik untuk perbesar
Maruf Amin

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menambah nilai Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) menjadi Rp200 ribu per kepala keluarga (KK) penerima manfaat.  Bantuan yang diberikan untuk jangka waktu enam bulan terkait pandemi Covid 19.

Besaran bantuan ini disepakati dalam rapat Rapat Persiapan Bantuan Langsung kepada Masyarakat Miskin dan Rentan melalui video konferensi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Maruf Amin, yang  diikuti oleh Menko PMK, Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Kepala OJK, Menteri Sosial, Juliari Batubara, pada Rabu (24/3) sore.

"Pemerintah sudah mempersiapkan BLT 15,2 juta rumah tangga melalui mekanisme BPNT. Insyaallah setiap bulan diberikan dan ada penambahan dari jumlah yang lama," kata Maruf Amin, dalam keterangannya.

Berita Terkait : Alhamdulillah, Bantuan Korban PHK Jadi Rp 4 Juta

Diketahui, BPNT adalah merupakan pengganti program beras sejahtera (rastra) yang diluncurkan pada 2017. Pada 2020, nilainya Rp150 ribu per KK. Bantuan tersebut, tidak dapat diambil tunai dan hanya dapat ditukarkan dengan beras dan/atau telur sesuai kebutuhan KPM di e-Warong

Sementara, BLT atau BLT merupakan program era Presiden SBY berbentuk pemberian uang tunai langsung kepada masyarakat dalam periode tertentu.

Saat ini, pemerintah sedang melakukan pendataan terkait jumlah masyarakat miskin dan rentan yang berhak menerima bantuan tersebut. Wapres menyebut bantuan itu dapat dirasakan masyarakat, mulai April.

Berita Terkait : Tangkal Corona, MPBI Bagikan 20 Ribu Hand Sanitizer

"BLT sudah akan diterapkan mulai April, karena Maret sudah mau berakhir. Kami perkirakan pertama itu tiga bulan. Jadi masa pemberian itu tiga bulanan. Kita lihat sesudah tiga bulan nanti bagaimana," jelas dia.

Pendataan yang dilakukan mencakup penghitungan jumlah penerima dan nilai bantuannya, termasuk dampaknya pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Asep Sasa Purnama mengatakan, nilai BPNT itu dinaikkan sebesar Rp50 ribu dan berlaku untuk enam bulan.

Berita Terkait : Per Maret, Bantuan Sembako untuk Keluarga Miskin Naik Jadi Rp 200 Ribu

"Bantuan sembako yang semula Januari-Februari senilai Rp150 ribu per KK per bulan, ditingkatkan menjadi Rp200 ribu di Maret-Agustus," jelasnya. [KPJ]