Cegah Kerumunan

Wapres KH Ma`ruf Amin: Tes Cepat Bisa Dilakukan Secara Door to Door

Wapres KH Maruf Amin (tengah) saat memberi keterangan pers mingguan kepada awak media. (Foto: Instagram)
Klik untuk perbesar
Wapres KH Maruf Amin (tengah) saat memberi keterangan pers mingguan kepada awak media. (Foto: Instagram)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pelaksanaan rapid test atau tes cepat untuk mendeteksi kondisi antibodi terkait wabah Covid-19 bisa dilakukan dengan mendatangi masyarakat secara door to door atau dari rumah ke rumah oleh petugas medis, demi menghindari kerumunan orang banyak.

Tujuannya, agar social distancing atau pembatasan jarak yang menjadi kunci utama menekan laju wabah Corona bisa tetap terjaga.

Hal ini ditegaskan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3).

Berita Terkait : Wapres Ma`ruf: Kebijakan Pemerintah Itu Diarahkan Untuk Masyarakat

"Tentang bagaimana itu tes-tes dilakukan, saya kira bisa dengan berbagai cara. Ada yang door to door, ada juga disediakan di tempat dengan jumlah terbatas. Yang penting, jangan sampai ada kerumunan orang banyak," kata Ma'ruf.

Beberapa daerah dilaporkan melaksanakan tes cepat dengan memanggil warganya, untuk berkumpul di satu tempat. Beruntung, mekanisme tersebut dibatalkan.

"Beberapa daerah yang tadinya akan melakukan tes melalui kerumunan yang banyak, itu syukur sudah dibatalkan. Tes kemudian dilakukan di tempat-tempat tertentu, dengan jumlah tertentu yang tidak melanggar social distancing, sehingga kerawanannya bisa dihindari," jelasnya.

Berita Terkait : Spirit Nyepi Sesuai Dengan Seruan Social Distancing

Tes cepat dilakukan dengan menggunakan peralatan khusus oleh petugas Dinas Kesehatan di masing-masing daerah.

Tes dilakukan dengan mengambil sampel darah, yang diteteskan ke alat tes cepat dan ditambahkan dengan cairan reagen.

Hasil pemeriksaan tes cepat dapat digunakan untuk rekomendasi awal bagi kelompok orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP), untuk melakukan isolasi diri dan kembali melakukan tes cepat 10 hari kemudian.

Berita Terkait : Lazada Bantu Masyarakat Jalankan Social Distancing

Tes cepat diprioritaskan kepada tenaga medis yang bertugas di rumah sakit rujukan untuk Covid-19, serta kelompok ODP dan PDP. [HES]