Mahfud Meluruskan, Karantina Kewilayahan Beda dengan Lockdown

Mahfud MD (Grafis: Iyong/RM)
Klik untuk perbesar
Mahfud MD (Grafis: Iyong/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah tengah mempertimbangkan membuat Peraturan Pemerintah (PP) tentang Karantina Kewilayahan. Konsep karantina kewilayahan tidak sama dengan lockdown.        

"Meski begitu ada yang menyamakan begitu saja dengan lockdown. Padahal, antara keduanya tidak sama," kata Menko Polhukam, Mahfud MD, Sabtu (28/3)        

Berita Terkait : Kongkow dan Ngopi Bareng Teman Pun Virtual

Karantina wilayah, kata Mahfud, adalah istilah tersendiri yang ada di dalam Undang-undang (UU) Nomor 6/2018. Yakni pembatasan pergerakan orang untuk kepentingan kesehatan di tengah-tengah masyarakat. Istilah karantina wilayah sebenarnya lebih merupakan istilah lain dari physical distancing atau social distancing alias jaga jarak yang sekarang dipilih sebagai kebijakan pemerintah.         

Mengapa sekarang dipertimbangkan untuk dibuat PP tentang Karantina Wilayah? "Karena ada beberapa daerah yang telah membuat kebijakan pembatasan gerakan orang dan barang yang sering disamakan begitu saja dengan lockdown, padahal berbeda sekali," terang Mahfud MD.        

Berita Terkait : Duterte Ancam Tembak Warga Keluyuran Saat Lockdown

Itulah sebabnya, pemerintah mempertimbangkan untuk membuat PP agar pemerintah daerah tak membuat sendiri-sendiri. Menurut UU Nomor 6/2018, karantina kewilayahan ditetapkan Pemerintah Pusat yang diatur dengan PP.        

"Kebetulan RPP-nya sudah ada di Kemenko PMK dan kita tinggal mendiskusikannya lagi. Tapi, saya pastikan tidak ada lockdown melainkan karantina kewilayahan," pungkas Mahfud. [FAQ]