Jubir Covid-19: Sesuai Rekomendasi WHO, Kita Jalankan Masker Untuk Semua

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sebelumnya, masker hanya diperuntukkan untuk orang sakit, dengan gejala bersin ataupun batuk. Sekarang, pemerintah mewajibkan semua orang wajib menggunakan masker.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto pada hari ini pun tampil beda. Dari sebelumnya tanpa masker, kini menggunakan masker. 

Berita Terkait : Jubir Covid-19: Masih Ada Yang Belum Sadar, Kalau Kita Rentan Tertular

"Mulai hari ini, sesuai rekomendasi dari WHO, kita jalankan masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker," imbau Yurianto, dengan mulut tertutup masker warna oranye, Ahad (5/4) lewat video streaming BNPB Indonesia.

Namun, ia mengingatkan masyarakat umum agar menggunakan masker kain saja. Masker bedah, atau masker N-95  diutamakan untuk petugas kesehatan.

Berita Terkait : Alhamdulillah, 5 Pasien Covid-19 Asal Bekasi Dinyatakan Sembuh

"Masker kain bisa dicuci. Gunakan tak lebih dari 4 jam. Setelah itu, rendam dengan air sabun, cuci. Ini upaya untuk mencegah penularan, karena kita tidak pernah tahu, ada banyak potensi penularan di luar," papar Yurianto.

Yurianto mengungkap, dari 7.912 uji Corona ditemukan 2.273 yang terinfeksi. Jumlah pengetesan itu adalah akumulasi dari pusat ke daerah, dalam rangka diagnosa Covid-19.

Berita Terkait : Bertemu Pemimpin Negara Lain, Trump Ogah Pakai Masker

"Ini menjadi suatu yang penting, karena kita sadari bersama bahwa keberadaan kasus positif di tengah masyarakat menjadi sumber penularan di masyarakat itu. Oleh karena itu segera cari, temukan, isolasi," tandasnya.

Per hari ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai angka 2.273. Sedangkan total kasus sembuh dan meninggal dunia, masing-masing berjumlah 164 dan 198. [SAR]