RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menunda pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan di bawah kementerian dan lembaga pada formasi tahun 2020.

Penundaan pendaftaran sekolah kedinasan tersebut tertuang dalam Surat Menpan RB Nomor B/381/M.SM.01.00/2020 tentang Penundaan Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2020.

Baca Juga : Gembong Warsono: Status Sekolah Swastanya Harus Jelas Dulu Dong…

Surat yang ditandatangani Sekretaris Kemenpan RB Dwi Wahyu Atmaji, atas nama Menpan RB Tjahjo Kumolo menyebut, penundaan tersebut dilakukan dengan memperhatikan status tanggap darurat bencana non-alam pandemi Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

Melalui surat tersebut, disampaikan jadwal pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan yang semula direncanakan mulai 9 April 2020 ditunda sampai dengan ditetapkannya kebijakan lebih lanjut yang hasilnya akan diberitahukan dalam bentuk surat edaran.

Baca Juga : Bersama MAPANCAS, Bamsoet Ajak Kaum Muda Majukan Perekonomian Indonesia

Tahun ini terdapat delapan kementerian atau lembaga yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan membuka penerimaan calon siswa-siswi atau taruna-taruni. Yakni, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Persiapan pendidikan kedinasan formasi tahun 2020 dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kemenpan RB dan delapan instansi pembina sekolah kedinasan.

Baca Juga : Azis Syamsuddin: Komisi III, Please Jangan Lebay

Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) menjadi satu-satunya portal pendaftaran pendidikan kedinasan tahun 2020. [WHY]