RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan safari meninjau ATM Beras. Usai dari Markas Komando Distrik Militer (Kodim) Depok 0508, Mentan bergeser ke Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di sana, Mentan membagikan kartu kepada warga prasejahtera yang mengantre mau mengambil beras gratis.

"ATM ini adalah rencana saya bersama KSAD untuk memberi dukungan kepada masyarakat terkena dampak Corona yang belum mendapat bantuan dari berbagai pihak. Maka, ini adalah giliran panglima dan jajaran TNI untuk bergerak membantu rakyat," ujar Mentan yang didampingi Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto, di Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Minggu sore (26/4).

Berita Terkait : Sekjen Kosgoro 1957 Puji Kinerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Mentan mengatakan, ATM Pertanian memiliki kapasitas oprasional sebesar 1,5 ton per hari. Nantinya, beras ini akan dibagikan kepada 1.000 warga penerima kartu yang disuplay setiap hari selama dua bulan ke depan.

"Ini adalah bagian dari uji coba yang insyaallah akan kita evaluasi. Perlu dicatat, program ini bukan untuk cari nama, pencitraan dan lain-lain. Program ini wajib menjadi fokus utama kita sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara," katanya.

Berita Terkait : Mondelez International Buka Pusat penelitian kakao di Indonesia

Dalam kesempatan ini, Mentan juga berpesan agar masyarakat mematuhi aturan main pemerintah memgenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan cara berdiam diri di rumah dan menjaga kebersihan lingkungan. "Pesan saya adalah, Covid-19 ini kan diprediksi akan memuncak di bulan Mei. Jadi, saya harap masyarakat menjaga kesehatan dengan memakai masker, olahraga, tidak berdekatan dan hindari kerumunan. Biarlah kami dan Bapak Panglima yang berjuang menyediakan bahan makanan kebutuhan pokok," katanya.

Keberadaan ATM Beras ini disambut antusias warga sekitar. Aminah (44), warga Kecamatan Cibinong, berterima kasih kepada pemerintah dan jajaran TNI yang menyediakan beras gratis untuk kebutuhan warga miskin. "Alhamdulillah. Terima kasih. Saya bersyukur hari ini dapat beras. Beras inu mau saya masak hari ini untuk berbuka puasa," ujar Aminah.

Berita Terkait : Menag Fachrul Balas Doakan Kesembuhan Untuk Menag Malaysia, Yang Kini Positif Covid

Aminah mengaku, selama darurat Covid-19, kebutuhan bahan pokok sangat sulit didapatkan. Apalagi, sumber ekonomi yang didapat dari kerja serabutan tak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. "Saya mah maunya ATM ini ada di tiap tempat. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih," tutupnya.

Kehadirian Mentan di Kodim 0621 disambut ratusan warga Bogor yang menunggu sejak siang hari. Mereka datang dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Bogor dengan pola physical distancing. [KAL]