Pemerintah Fokus Pulihkan Kondisi Ekonomi Rakyat

Muhadjir Effendy
Klik untuk perbesar
Muhadjir Effendy

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah telah menyiapkan strategi-strategi untuk menangani wabah corona.

“Awalnya, kita menjaga zona hijau sebelum adanya kasus di Indonesia. Tetapi setelah masuk, kita tentu saja memiliki strategi untuk melakukan tracing, survailance, merawat, menyediakan fasilitas rumah sakit dan sebagainya," kata Muhadjir dalam webinar bertajuk 'Leadership in the Time of Pandemi Crisis', Rabu (6/05).

Saat ini,  pemerintah melalui strategi 'Trisula Kebijtrakan' fokus menangani Covid-19, yakni Penanganan Kesehatan, penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan memastikan Survivabilitas Ekonomi.

"Ujung tombak trisula kebijakan adalah penanganan kesehatan untuk menanggulangi darurat kesehatan dengan berbagai kebijakannya, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar virus ini tertangani dengan baik. Saat ini, bisa kita anggap penanganan kesehatan sudah berjalan baik," terangnya.

Berita Terkait : KLHK Perkuat Tim Pengendalian Karhutla Saat Pandemi

Untuk saat ini, pemerintah tengah berfokus pada Jaring Pengaman Sosial (JPS). Menurut Muhadjir, hal tersebut dilakukan berbarengan dengan kebijakan pencegahan penyebaran Covid-19 yang menimbulkan dampak besar dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

"Ketika kita melakukan pengetatan sosial, gerakan manusia dibatasi dan banyak sekali mereka yang kehilangan oportunitas penghasilan, maka dari itu mau tidak mau kita memberikan bantuan besar-besaran," katanya.

Kemudian, untuk memastikan survivabilitas ekonomi, menurut Menko PMK, target yang dicanangkan pemerintah adalah agar perekonomian tidak mati dan tetap bertahan di tengah pandemi.

"Kita upayakan dengan memberikan insentif, relaksasi subsidi terutama di sektor UMKM, agar akar perekonomian tetap bertahan dan tidak ikut meranggas," terangnya.

Berita Terkait : Jokowi Gerah, Rakyat Resah

Muhadjir berpandangan, saat ini tren kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin melandai. Paling tidak, menurutnya, akhir Mei tren covid ini akan menurun. Dengan melihat tren tersebut, Muhadjir mengaku, optimis wabah virus corona baru ini akan segera berakhir.

Maka dari itu, pemerintah mempercepat pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat terutama kebutuhan pokok masyarakat agar masyarakat segera bangkit, dan setelahnya bisa membangkitkan sektor pendidikan kembali, termasuk sektor pembangunan sumber daya manusia (SDM)

"Pertama yang kita utamakan adalah memulihkan kondisi sosial masyarakat. Terutama untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, agar masyarakat segera bangkit, kemudian sesudah itu kita mengurusi sektor pendidikan kembali," katanya. 

Fenomena pandemi menurutnya, menyebabkan fenomena kerusakan ekonomi maksimum dalam jangka pendek ekonomi dan secara besar-besaran. Menurutnya, akan ada perubahan prilaku permanen terutama sektor konsumsi dan ada perilaku baru yang perlu diantisipasi  semua.

Berita Terkait : Erdogan Batasi Oposisi Turki Bantu Penanganan Corona

"Inilah yang membuat penataan ekonomi kita harus pelan-pelan tetapi jangan sampai menjurus ke resesi dan menjadi depresi ekonomi yang berbahaya bagi masa depan kita," pungkas Menko PMK. [DIR]