MenPAN-RB Temui 100 TKW Bermasalah Di Dubai

Klik untuk perbesar
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi Syafruddin Kambo (kanan) dan Konjen RI untuk Dubai Ridwan Hassan, bertatap muka dengan 100 Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia, yang sementara ini ditampung di shelter Konsulat Jenderal RI Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (10/2) malam. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi Syafruddin Kambo, menyempatkan diri bertatap muka dengan 100 Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia, yang sementara ini ditampung di shelter Konsulat Jenderal RI Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (10/2) malam. 

Di depan para TKW bermasalah tersebut, Syafruddin yang tengah mengikuti World Government Summit di Dubai menegaskan, pemerintah berkomitmen membela dan membantu warganya yang terkena masalah di manapun. Termasuk, TKW Indonesia yang kini dililit segala persoalan keimigrasian di Dubai. 

"Kami akan membantu membicarakan masalah yang dihadapi para TKW dengan kementerian atau lembaga terkait, untuk mempercepat proses penyelesaian masalah yang dihadapi para TKW yang umumnya berasal dari Jawa Barat dan NTB," tutur Syafruddin.
 
Ia mengingatkan, sekalipun pemerintah memberi bantuan, para TKW juga harus ikut memproteksi diri dengan menyiapkan dokumen keimigrasian yang lengkap, serta mengikuti prosedur pemberangkatan yang benar. 

"Jangan terlena bujuk rayu oknum penyelenggara pengerah TKI atau majikan. Tanyakan kepada mereka yang sudah berhasil, serta kepala desa masing-masing yang telah berpengalaman memberangkatkan TKW. Supaya tidak menimbulkan masalah di negara tujuan," tandas Syafruddin.

Konjen RI untuk Dubai, Ridwan Hassan mengatakan, setidaknya ada 125 ribu warga Indonesia yang tinggal di Dubai dengan berbagai profesi. Saat ini, pihaknya menampung 100 TKW bermasalah, termasuk 2 balita. 

"Mereka umumnya lari dari majikan atau overstay. Kini sedang tahap penyelesaian, agar bisa kembali ke Tanah Air," kata Ridwan. [HES]  


 

RM Video