Muluskan Konektivitas, Tol Laut Terintegrasi Dengan Jembatan Udara & Angkutan Perintis

Klik untuk perbesar
Infografis: Humas Kemenhub

RMco.id  Rakyat Merdeka - Untuk memudahkan konektivitas, Tol Laut juga berintegrasi dengan Jembatan Udara dan Angkutan Perintis. Jembatan Udara adalah program pelaksanaan angkutan udara kargo logistik dari bandara ke bandara lain, atau dari bandara ke bandara lain di daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan.

Integrasi ini bertujuan agar distribusi komoditas ke wilayah pedalaman atau pegunungan Papua menjadi lebih lancar, dan mengurangi disparitas harga. 

Berita Terkait : Mantap, MRT Makin Terintegrasi Dengan Transjakarta


Pengintegrasian Tol Laut dan Jembatan Udara, melibatkan peran maskapai penerbangan swasta. Pemerintah menyiapkan subsidi angkutan kepada operator penerbangan, agar dapat melayani rute-rute non komersial atau angkutan udara perintis di Papua. 

Angkutan perintis ini menyediakan jejaring pelayanan dan rute penerbangan di daerah terpencil agar ketersediaan barang cukup. Sehingga disparitas harga dapat berkurang. Angkutan perintis juga mampu menunjang distribusi logistik ke daerah. Mengingat pentingnya angkutan perintis, Kemenhub tak hanya menambah angkutan perintis barang. Tetapi juga angkutan perintis penumpang, dari 188 rute menjadi 209 rute. 

Infografis: Humas Kemenhub.

Berita Terkait : Bos Wika Jadi Tersangka Korupsi Proyek Jembatan Bangkinang Kampar

Untuk menunjang terlaksananya aktivitas Tol Laut dan distribusi logistik, Kemenhub juga memastikan setiap pelabuhan dapat melaksanakan perannya dengan baik. Mulai dari pelabuhan pengumpul, pelabuhan pengumpan, hingga pelabuhan perintis.


Kemenhub membangun pelabuhan-pelabuhan sesuai peran dan fungsinya, dalam sistem logistik nasional di daerah-daerah. Untuk pelabuhan perintis, ada beberapa pelabuhan Tol Laut yang disinggahi kapal perintis. seperti Sinabang, Malahayati, Tapak Tuan, Teluk Bayur, Sikakap, Tarempa, Surabaya, Tanjung Priok, Sabu, Fak-Fak, Saumlaki, Bitung, Miangas, dan Namlea. 
Dengan adanya integrasi antara Tol Laut, Jembatan Udara, dan Angkutan Perintis ini system logistik nasional dapat menjadi lebih kuat dan berjalan lebih maksimal. [TIM]

Berita Terkait : Program Tol Laut Perkuat Sistem Logistik Nasional & Konektivitas


 

RM Video