Direktur ATKP Makassar Yang Baru, Resmi Dilantik

Klik untuk perbesar
Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono melantik Direktur ATKP Makassar Achmad Setiyo Prabowo, Direktur ATKP Medan, dan Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang serta 16 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Kementerian Perhubungan, Senin (11/2). (Foto: Humas Kemenhub)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono melantik Achmad Setiyo Prabowo sebagai Direktur Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar yang baru, Senin (11/2) siang. Pelantikan tersebut bertempat di Ruang Kutai Gedung Karsa Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta.

“Saya minta kepada Direktur untuk turun langsung dan berada di tengah-tengah taruna. Kalau bisa, setiap hari berada di lokasi. Bangunlah sistem yang baik, agar kita semua bisa berjalan dan bekerja dengan sebaik baiknya,” ujar Djoko dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka

Berita Terkait : Maruf Amin Ingin Mantapkan Kemenangan Di Sulawesi Selatan

Sebagai pimpinan tertinggi, Djoko meminta DIrektur ATKP Makassar yang baru, agar bekerja lebih keras lagi. "Tidak boleh ada lagi hal-hal yang terjadi seperti kemarin. Ini pelajaran yang menjadikan kita harus lebih dewasa dan kuat lagi,” tambahnya.

Selain melantik Direktur ATKP Makassar, Djoko juga melantik Direktur ATKP Medan dan Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang serta 16 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Kementerian Perhubungan. 

Baca Juga : Pengusaha Sambut Baik Perjanjian IK-CEPA Dengan Korsel

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah menonaktifkan Direktur ATKP Makassar Agus Susanto, akibat adanya kekerasan yang terjadi pada taruna ATKP Makassar, yang dilakukan oleh seniornya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, setelah melakukan investigasi internal pihaknya menduga telah terjadi penyimpangan terhadap sistem dan prosedur yang berlaku sehingga menyebabkan musibah yang terjadi pada Taruna ATKP Makassar. Namun demikian, untuk penyebab pastinya, pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari penyelidikan yang tengah dilakukan pihak kepolisian. [HES]

RM Video