Penanganan Covid-19 di Jateng

Jokowi ke Ganjar: Gas dan Rem Harus Diatur Betul

Presiden Jokowi (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi blusukan ke Jawa Tengah (Jateng) memantau perkembangan penanganan virus Covid-19. Jokowi menekankan pentingnya mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

"Gas dan remnya betul-betul diatur. Jangan sampai melonggarkan tanpa kendali rem. Mungkin ekonominya bagus tapi Covid-nya juga naik. Bukan itu yang kita inginkan. Covid-nya terkendali, ekonominya juga bagus. Tak mengganggu kesejahteraan masyarakat," ujar Jokowi, seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (30/6).

Berita Terkait : Menkeu: Kendalanya Di Administrasi dan Verifikasi

Hari ini Jokowi bertemu dengan Gubernur Jateng serta para wali kota dan bupati di sela kunjungannya ke Jateng. Sebelum Jokowi bicara, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memaparkan perkembangan Covid-19 di wilayahnya. Ganjar mengaku, Jateng sempat mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 sebanyak 922 kasus pada pekan ke-26. Lonjakan kasus ini disebabkan karena massifnya tes PCR di Kota Semarang.

Ganjar juga memaparkan sejumlah klaster penularan yang cukup besar seperti ASN Pemprov, Pasar Tradisional di Kota Semarang, Panti Lansia, Polres Kabupaten Rembang, tenaga kesehatan dan pegawai PLTU Jepara, serta klaster Ijtima Gowa dan Temboro. Jokowi pun menyampaikan strategi penanganan Covid-19 yang efektif.

Berita Terkait : Bicara Hingga Serak, Jokowi Minta Kemenkes Tak Bertele-tele

Jokowi lebih memyarankan karantina lokal ketimbang karantina satu kota atau kabupaten. "Strategi intervensi berbasis lokal itu yang paling efektif untuk menangani Covid-19. Mengkarantina, mengisolasi RT, mengisolasi RW, mengisolasi kampung atau desa itu lebih efektif daripada kita mengkarantina kota atau kabupaten, ini lebih efektif. Ini agar kita pakai bersama-sama sehingga diharapkan terjadi penurunan," ungkapnya.

Presiden beserta rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta memakai Pesawat Kepresidenan Inodnesia-1 ke Jateng, pagi tadi. Agenda pertama Jokowi di Jawa Tengah dalah menuju Gedung Gradhika Bhakti Praja. Tempat ini adalah posko penanganan dan penanggulanganan Covid-19 di Jawa Tengah.

Berita Terkait : Jokowi Ceramahi Risma dan Khofifah

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19, laju penambahan kasus positif baru di Jawa Tengah melaju lumayan kencang dalam satu pekan terakhir. Per 29 Juni 2020, Jateng mencatatkan 198 orang baru terinfeksi virus dalam satu hari. Total pasien terkonfirmasi positif sebanyak 3.680 orang. [FAQ]