RMco.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, Presiden Jokowi bersama meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6). 

Anggota Wantimpres Habib Luthfi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Batang Wihaji turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan tersebut.

Baca Juga : Sebentar Lagi, Damri Bakal Uji Coba Bus Energi Listrik

Kawasan Industri Terpadu Batang yang terletak di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang tersebut dikembangkan menjadi salah satu tumpuan pengembangan industri di Indonesia. Sekaligus memberi kesempatan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat setempat.

Karena itu, pemerintah berupaya mempercepat pembangunan kawasan industri yang terintegrasi di wilayah tersebut.

Baca Juga : Mandiri Catat Permintaan SR013 Capai Rp 1,52 Triliun

Kurang lebih 4.000 hektar lahan disiapkan pemerintah untuk mengembangkan kawasan industri terpadu ini. Pada fase pertama, 450 hektar dari jumlah tersebut disiapkan untuk membangun tiga zona. Yakni manufaktur dan logistik, inovasi dan ekonomi kreatif, serta industri ringan dan menengah.

"Kita akan siapkan kurang lebih 4.000 hektar di sini. Untuk tahapan pertama, akan disiapkan kurang lebih 450 hektar," kata Jokowi.

Baca Juga : Bamsoet Minta Pemda dan Polda Larang Pengumpulan Massa Saat Kampanye Pilkada 2020

"Indonesia tidak boleh kalah dengan negara-negara lain, yang juga sibuk berbenah untuk memberikan kemudahan dan pelayanan bagi investasi yang masuk ke negara mereka," imbuhnya.
 Selanjutnya