RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada hari ini. Logo baru ini sekaligus menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN, dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan.

Peluncuran logo Kementerian BUMN disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, dan Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto.

Acara peluncuran yang juga turut dihadiri 14 Direktur BUMN itu, ditandai dengan penurunan kain yang menutupi logo baru Kementerian BUMN.

Berita Terkait : Lima BUMN Sepakat Sinergikan Bisnis Hotel

Bersamaan dengan simbolisasi itu, BUMN langsung menampilkan logo baru di seluruh kanal media sosial dan portal publik resmi Kementerian BUMN.

Dalam sambutannya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, logo baru ini mengandung makna bahwa BUMN terus adaptif terhadap perubahan suasana zaman. Sekalipun zaman berubah, harus ada karakter yang bertahan. Yakni, jati diri dan budaya bangsa.

"Logo ini mencerminkan bagaimana kita tetap tidak melupakan jati diri dan budaya, sebagai bangsa yang besar dan kuat. Hal itu menjadi ciri dari lambang Garuda. Jati diri itu dibalut dengan nuansa inovasi, sebagai bagian dari warna zaman saat ini. Begitu pula simbol kolaborasi yang menjadi kekuatan bangsa ini, yang tertuang dalam budaya gotong royong," terang Erick.

Baca Juga : 8 Pejabatnya Positif Corona, Pemprov DKI Berikan Penanganan Medis Terbaik

Logo baru Kementerian BUMN terdiri dari empat unsur utama: Garuda Pancasila, semangat kolaborasi, BUMN, dan inovasi teknologi.

Garuda Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia. Sedangkan semangat kolaborasi merupakan implementasi dari nilai luhur kegotongroyongan bangsa Indonesia. Warna BUMN sebagai identitas instansi, juga tertera dalam logo baru.

Simbol inovasi teknologi ditampilkan sebagai perlambang arah dan fokus BUMN menghadapi suasana zaman.
 Selanjutnya