RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir meminta para pimpinan BUMN, agar meniru sikap dua petugas kereta rel listrik (KRL) Commuterline, Mujenih dan Egi Sandi, yang mengembalikan uang Rp 500 juta milik penumpang KRL Commuterline. Uang tersebut ditemukan di dalam kantong plastik di gerbong kereta, yang parkir di Stasiun Bogor, Senin (6/7).

Erick menilai apa yang dilakukan petugas kebersihan kereta, Mujenih dan petugas pengawalan KRL, Egi Sandi sebagai hal yang luar biasa dan menjadi inspirasi.

"Ini hal yang luar biasa, dan bisa menjadi inspirasi untuk kita semua. Terutama, para pimpinan (BUMN). Kalau kita diberikan amanah, kita harus punya dasar akhlak. Itu kalau kita mau sukses," ujar Erick, di sela pemberian apresiasi kepada Mujenih dan Egi Sandi di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (13/7)

"Apa yang kita lakukan, tidak akan ada artinya kalau tidak didasari akhlak. Akhlak adalah prinsip dan landasan utama di Kementerian BUMN dan BUMN. Akhlak harus jadi landasan utama. Jangan hanya lips service (atau) cuma ngomong-ngomong doang," ujar Erick.

Kronologis penemuan uang tersebut bermula, saat Mujenih menemukan uang Rp 500 juta dalam kantong plastik di gerbong tiga dari belakang, di kolong kursi prioritas KRL yang tengah parkir di Stasiun  Bogor pada Senin (6/7) pukul 15.30 WIB. Sempat ditendang-tendang, karena dikira itu sampah.

"Awalnya saya lagi kerja, terus kata keamanannya ada bungkusan, sampah atau apa ya, saya buka berdua sama dia. Pas lihat, saya langsung kembalikan saja ke PS (passenger service) Stasiun Bogor," kata Mujenih, yang sudah tiga tahun bekerja di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) itu.

Pria yang berdomisili di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor itu mengaku tak kaget ketika menemukan uang Rp 500 juta. Karena merasa bukan haknya. 

Baca Juga : Indonesia Di-lockdown 59 Negara Bukan Aib, Tak Usah Malu

Setelah Mujenih dan Egi menyerahkan setumpuk uang dalam plastik hitam ke PS Stasiun Bogor, selang 10 menit, pemiliknya yang merupakan laki-laki paruh baya, langsung datang mengambilnya. [HES]