RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri sepeda nasional untuk terus meningkatkan produksinya untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Hal tersebut dikatakan Agus saat berkunjung ke Pabrik PT Dunia Terang Internusa yang merupakan produsen sepeda United Bike di Citeureup, Kabupatan Bogor, Kamis (16/7).

Dalam kunjungan ini, Agus tidak datang sendirian. Dia ditemani Sekjen Kemenperin Sigit Dwiwahjono, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Taufiek Bawazier, Dirjen IKM Gati Wibawaningsih, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Doddy Rahadi.

Berita Terkait : Blusukan Ke Mayora, Menperin Ajak Industri Jaga Protokol Kesehatan

Menurut dia, berdasarkan data Kemenperin, pasar sepeda dalam negeri mencapai 8 juta. Namun, indistri sepeda dalam negeri baru bisa mengisi 25 persen. Karena itu, pasarnya masih sangat luas.

“Ini tantangan kita bagaimana bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri itu,” ujarnya.

Kemenperin juga ingin mendorong agar pasoskan bahan baku dari hulu ke hilir sebanyak mungkin diisi komponen lokal. Pihaknya juga akan melakukan pengaturan SNI.

Berita Terkait : Penjualan Naik, Menperin Pede Industri Mobil Melesat Di Semester II

“Tujuan kami datang ke sini (pabrik United) salah satunya mendorong agar produk yang masih diimpor bisa di produksi dalam negeri,” katanya. Pihaknya juga mendorong produsen meningkatkan pasar ekspor.

Dia mencontohkan, United Bike telah memproduksi beberapa produk pesanan dari luar negeri. Contohnya BMX buatan United Bike diekspor ke Jerman.

“Ini memperlihatkan jika produk kita sudah diterima pasar Eropa. Apalagi standar mereka tinggi,” ujarnya.

Berita Terkait : Kemenperin Perkuat Industri Bahan Baku Obat

Menurut dia, saat ini ekspor sepeda masih belum maksimal. Nilainya hanya 1 persen. Karena itu, perlu ditingkatkan terus. [DIT]