RMco.id  Rakyat Merdeka - Indonesia berhasil mengembangkan alat berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi virus corona alias Covid-19. Alat itu bisa mempercepat tenaga medis mengeluarkan diagnosis.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza men￾gungkapkan, alat berbasis kecerdasan buatan itu berbentuk CT Scan dan x-ray. “Alat itu bersifat komplemen terhadap deteksi berbasis PCR dan rapid test,” ungkapnya.

Berita Terkait : Terbang Perdana Ke Antartika, Para Penumpang Cek Corona Ketat

Hamam menuturkan, CT Scan memanfaatkan machine dalam mendeteksi Covid-19. Sedangkan pencitraan x-ray menggunakan deep learning untuk mendeteksi Covid-19 dan decision support system berbasis KGS dan sebaran epidemiologi.

“Kami optimistis buatan Indonesia itu layak dipakai kita semua, masyarakat Indonesia. Dan dalam semangat bangga buatan Indonesia. Kita harus yakin bahwa produk kita ini bisa bersaing dengan produk luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga : KAI Teken MoU Pinjaman Tambahan Rp 4,2 Triliun

Netizen gembira mendengar adanya alat khusus pendeteksi corona buatan lokal. Diharapkan, penggunaan alat itu segera bisa di￾uji coba dan digunakan di lapangan.

“Semoga segera terealisasi,” ujar TriSartopo. “Alhamdulillah, ini yang ditunggu-tunggu telah datang (alat pendeteksi corona) mudah-mudahan cepat bisa dilaksanakan dengan baik,” ungkap MrQ75243945.

Baca Juga : Irma Chaniago: Erick Sosok Bijak dan Mau Mendengar

Pachirisuck mendesak pemerintah segera memakai alat tersebut. “Ayo langsung dipake dong, gausah tes sana-sini, kan mereka juga di sana pas buat udah tes sana-sini,” katanya.

“Indonesia pun kini berhasil mengembangkan alat tes cepat atau rapid test corona Covid-19. Alat itu diberi nama RI-GHA Covid-19,” tambah LismaSept.
 Selanjutnya