RMco.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Pendididkan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama PT Telkomsel melakukan Memorandum of Understanding (MoU). 

MoU yang dilakukan antara Ditjen Dikti dengan Tekomsel ini sebagai bentuk penyediaan paket telekomunikasi terjangkau bagi perguruan tinggi. Hal ini merupakan solusi yang diberikan Ditjen Dikti dan PT Telkomsel guna memperlancar proses pembelajaran di perguruan tinggi di masa pandemi Covid-19. 

Acara yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi telekonferensi CloudX ciptaan Telkomsel ini disiarkan pula melalui kanal YouTube Ditjen Dikti. Perjanjian ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Paristiyanti Nurwardani dengan SVP Enterprise Account Management PT Telkomsel Dharma Simorangkir. Hadir juga Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam dan Direktur Sales PT Telkomsel Ririn Widaryani.

Berita Terkait : Telkomsel Luncurin Paket Data Terjangkau Untuk Perguruan Tinggi

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari hasil komunikasi yang dilakukan sebelumnya oleh Plt Dirjen Dikti dengan Direktur Utama PT Telkomsel dalam upaya dukungan terkait layanan bagi mahasiswa dengan biaya yang terjangkau.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri), proses pembelajaran semester gasal tahun 2020/2021 dilakukan pembelajaran secara daring. Hal ini merupakan upaya efektif, efisien dan kaya makna dalam menyampaikan materi secara daring di masa pandemi Covid-19. 

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Paristiyanti Nurwardani mengatakan, kerja sama ini salah satu upaya dari Ditjen Dikti agar setiap anak bangsa bisa belajar dengan baik.

Berita Terkait : Kadin dan Kemendikbud Teken Kerja Sama Kembangkan Pendidikan Vokasi

“Ini upaya Ditjen Dikti untuk mempermudah anak bangsa di setiap perguruan tinggi untuk tetap dapat mengakses dan menjalankan aktivitas pembelajaran dengan baik,” ucapnya.

Perluasan bantuan kuota terjangkau menjadi bentuk dukungan Telkomsel terhadap upaya pemerintah dalam melakukan digitalisasi sektor pendidikan.

Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani menjelaskan, akses internet terjangkau ini dapat dinikmati berbagai kalangan dengan mengaksesnya melalui situs web perguruan tinggi. Selain itu, Telkomsel juga menyediakan beberapa paket untuk mempermudah proses pembelajaran dan aktivitas perguruan tinggi. Paket tersebut di antaranya CloudX (video telekonferensi), Bulk Education (mendukung produktivitas kelas daring mahasiswa) dan Society (mendukung produktifitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan). 

Berita Terkait : Kemendikbud Larang MPLS Tatap Muka

“Kami senang bisa berkolaborasi dengan Ditjen Dikti agar jangkauan solusi bisa lebih merata dan dinikmati oleh mahasiswa, dosen dan pegawai di lingkungan perguruan tinggi,” ungkapnya. [KW]