Menteri Rini: Program Wirausaha Pertanian Dongkrak Pendapatan Petani Pamarican

Menteri BUMN Rini Soemarno saat meninjau kegiatan operasional pabrik pengolahan gabah di Sentral Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (27/2). (Foto: Humas Kementerian BUMN)
Klik untuk perbesar
Menteri BUMN Rini Soemarno saat meninjau kegiatan operasional pabrik pengolahan gabah di Sentral Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (27/2). (Foto: Humas Kementerian BUMN)

 Sebelumnya 
Salurkan KUR

 MSelain menyalurkan program CSR, Bank Mandiri juga mendukung pembiayan bagi petani Pamarican, melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terintegrasi dengan Kartu Tani.

Berita Terkait : Mentan Ajak Forum Rektor Gelorakan Kedaulatan Pangan

Hingga saat ini, tercatat 10.000 kartu tani telah disalurkan di Pamarican, dan 113.000 kartu di seluruh Kabupaten Ciamis. Sementara total penyaluran KUR yang diberikan kepada 1.210 petani, telah mencapai Rp 21 miliar.

PT MDP telah memasarkan beras “Si Geulis” sebanyak 770 ton senilai Rp 8 miliar, selama tahun 2018. Beras “Si Geulis” telah mampu memenuhi kebutuhan program Bantuan Pangan non-Tunai (BPNT) Ciamis dan Pangandaran, rata-rata 120 ton/bulan. Beras tersebut dijual ke distributor dan Pasar induk Jakarta.

Baca Juga : Malam Ini, 69 WNI Diamond Princess Tiba di Bandara Kertajati, Majalengka

Pemasaran beras “Si Geulis” juga telah dilakukan secara online di Blanja.Com, Bukalapak, Tokopedia, JD.ID dan Shopee. [HES]