RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama Fachrul Razi mengajak warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk terus memperkuat toleransi.

Pesan ini disampaikan Fachrul secara daring, saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (LDII).

Berita Terkait : Menteri Agama Fachrul Razi Sudah Sembuh Dari Covid

"Toleransi adalah perilaku terbuka dan menghargai segala perbedaan yang ada dengan sesama. Meskipun kita tidak sama dengan keyakinan atau agama tersebut," tutur Menag di Solo, seperti dikutip dari laman kemenag.go.id, Rabu (19/8).

"Toleransi berarti menghormati dan belajar dari orang lain, menghargai perbedaan, menjembatani kesenjangan budaya, menolak stereotip dan stigma sosial yang tidak adil, sehingga tercapai kesamaan sikap," sambungnya.

Berita Terkait : 48 Orang Yang Berinteraksi Dengan Menag Sudah Di-Swab, Hasilnya Negatif

Toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat dijaga jika memenuhi tiga syarat utama. Pertama, serasa senasib sepenanggungan. Kedua, menciptakan persatuan dan kesatuan, rasa kebangsaan atau nasionalisme. Ketiga, menghargai hak-hak setiap warga negara.
 Selanjutnya