RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta proyek strategis pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) PT Freeport di Gresik, Jawa Timur agar dipercepat penyelesaiannya. Supaya dapat segera memberi manfaat nyata bagi bangsa Indonesia.

"Saya berharap, proyek smelter PT Freeport ini bisa segera selesai. Kita akan terus mendorong. Karena jika ini selesai, kita tinggal mendorong industri hilirnya, supaya bisa berkembang," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangan resminya, Selasa (1/9).

Baca Juga : Gus Jazil Minta Alutsista TNI Diperkuat

Pembangunan smelter PT Freeport ini dilaksanakan dalam jangka waktu 5 tahun, dan direncanakan selesai pada akhir tahun 2023 mendatang. Nilai investasi proyek ini mencapai 3 miliar dolar AS atau Rp 43,89 triliun.

Kilang Tuban

Baca Juga : Sore Ini, DPR Majukan Pengesahan RUU Cipta Kerja

Usai mengunjungi lokasi proyek smelter Freeport Indonesia, Arifin meninjau lokasi Proyek Kilang Tuban. Proyek ini merupakan satu dari tujuh proyek kilang yang ditugaskan pemerintah untuk dibangun oleh  PT Pertamina (Persero).

Menteri ESDM juga menginginkan Proyek Kilang Tuban dapat dipercepat penyelesaiannya, karena sangat dinanti-nanti oleh pemerintah.

Baca Juga : Hujan Deras Semalam, 22 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

"Pemerintah juga terus mendorong percepatan Proyek Kilang Tuban. Saya berharap l, Proyek Kilang Tuban juga dapat berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan. Diharapkan, selesai pada tahun 2026, bahkan dapat dilakukan percepatan," kata Arifin.
 Selanjutnya