RMco.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengungkapkan Indonesia masih memiliki masalah sengketa perbatasan dengan sepuluh negara.

Pemerintah mengingatkan supaya kasus Sipadan-Ligitan jangan sampai terulang.

Kedaulatan Indonesia harus dipertahankan. Hak itu ditegaskan Kepala BNPP Tito Karnavian. Menurutnya, sengketa batas negara itu termasuk di kawasan Laut China Selatan.

Baca Juga : Hanya Orang Gila Yang Tak Percaya Corona Ada

"Kalau di laut, kita memang ada masalah dengan beberapa negara. Baik Singapura, Malaysia, misalnya soal Ambalat yang masih problem. Di situ masih ada resource yang sangat besar," kata Tito, saat webinar HUT kesepuluh BNPP, di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (17/9).

Tito merinci seluruh sengketa yang ada. Untuk di wilayah Laut China selatan, sengketa yang terjadi adalah antara Indonesia, Vietnam, dan Malaysia.

Dengan Malaysia, terjadi di bagian timur Semenanjung Malaysia dan bagian utara Pantai Serawak. Ia menerangkan baru sengketa batas kontinen yang diselesaikan lewat Keppres 89/1969 pada 5 November 1969.

Baca Juga : RUU Cipta Kerja Semoga Tidak Ciptakan Petaka

Sementara urusan zona eksklusif ekonomi (ZEE) belum rampung. Kemudian untuk sengketa Laut China Selatan antara Indonesia dengan Vietnam juga sudah rampung dalam soal batas landas kontinen lewat UU Nomor 18/2007 pada 15 Maret 2007.

Namun soal ZEE, sambung Tito, juga belum terselesaikan. Tito yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu memaparkan lagi sengketa lainnya yang terjadi antara Indonesia dengan India, Thailand, Filipina, Pulau Samudera Pasifik, Papua Nugini, Australia, dan Timor Leste.

Tito menyampaikan pemerintah masih terus berupaya memperjuangkan kedaulatan negara di perbatasan-perbatasan itu. Ia meminta dukungan dari semua pihak agar tak ada lagi wilayah Indonesia yang diakui negara lain.

Baca Juga : Hakekat Pamong Dan Prajurit

"Kita tak ingin terulang kasus Sipadan-Ligitan. Ini kita harus sebagai bangsa kita harus sekuat tenaga batas wilayah kita," tegasnya.

Webinar Nasional Forum Tematik Bakohumas yang diselenggarakan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-10 BNPP.

Acara tersebut dihadiri oleh 4 Menteri, baik secara langsung maupun virtual, yakni Menko Polhukam/Ketua Pengarah BNPP Mahfud MD, Mendagri/Kepala BNPP Muhammad Tito Karnavian, Menteri PU PR Basuki Hadimuljono, dan Menkominfo Johnny G. Plate. [DIR]