RMco.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Corona (Covid-19) memberikan dampak bagi ekonomi pengemudi taksi bandara. Untuk meringankan beban mereka, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Dhama Wanita Persatuan Kemenhub menggelontorkan 200 paket sembako.

Paket sembako yang diberikan terdiri dari berbagai berbagai bahan pokok, madu, vitamin, minyak kayu putih, dan masker kain. Pemberian sembako ini juga sebagai peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2020.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenhub, Endang Budi Karya mengatakan, sasaran penerima kegiatan bakti sosial adalah para pengemudi taksi Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma. Pemberian bingkisan paket sembako ini, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan para pengemudi taksi bandara.

Berita Terkait : Pulihkan Ekonomi Nasional, Kementan Fokus Kembangkan Benih Unggul Dan Prospektif

"Penyelenggaran bakti sosial pada rangkaian kegiatan Hari Perhubungan Nasional tahun ini sengaja kami dedikasikan bagi para pengemudi sebagai wujud empati terhadap kondisi yang ada. Pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia 6 bulan belakangan ini memberikan implikasi ke berbagai sektor kehidupan manusia," katanya di Jakarta, Kamis (24/9).

Menurut Endang, dibatasinya pergerakan manusia sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus, sangat berdampak pada sektor kesehatan dan sosial, dan lebih dalam lagi pada sektor ekonomi. Hal ini pun sangat berdampak pada berbagai profesi di bidang transportasi, khususnya pengemudi taksi bandara.

Endang menjelaskan, profesi pengemudi punya tanggung jawab yang tidak ringan. Pengemudi taksi bertanggungjawab besar terhadap keselamatan penumpang yang dibawa. Khusus taksi bandara, pengemudi taksi bahkan menjadi representasi bangsa Indonesia menyambut tamu di pintu gerbang Indonesia.

Berita Terkait : Bank Mandiri BagikanĀ 12 Ribu Paket Sembako

Endang memberikan apresiasinya atas pelayanan yang ramah dan prima kepada para penumpang. Karena, mereka tetap bekerja di tengah pandemi Covid-19. Ia berharap bakti sosial ini dapat memberikan manfaat bagi para pengemudi taksi bandara.

"Saya juga berpesan agar pengemudi mengedepankan kesehatan dengan konsisten mematuhi protokol kesehatan. Tidak hanya protokol 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak tapi juga konsiten menjaga standar kebersihan dan disinfeksi kendaraan yang dibawa," jelasnya. 

Untuk diketahui, pemberian paket sembako dilakukan secara simbolis dengan mengundang perwakilan dari pengemudi taksi bandara dan diikuti oleh seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kemenhub melalui zoom meeting. [KPJ]