RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menyampaikan pesan di Hari Kesaktian Pancasila. Menurut dia, ujian dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia berbeda setiap era dan zaman. Mulai dari zaman kemerdekaan, di masa pembangunan, hingga era globalisasi. 

Saat ini, lanjut Presiden, Indonesia tengah ditantang dan diuji pandemi Corona (Covid-19). "Sekarang, negara kita ditantang dengan ujian yang tak alang kepalang: pandemi Covid-19," tulis Presiden Jokowi melalui akun instagramnya @jokowi, Kamis (1/10).

Jokowi menyebut, berbagai tantangan yang telah berlalu berhasil dilewati oleh bangsa Indonesia, berkat ideologi Pancasila. Karenanya, dia yakin, pandemi Covid-19 juga akan berhasil dilalui bersama.

Berita Terkait : SBY Tak Nyerang Jokowi

"Semua tantangan itu selalu dapat kita lewati dan kita menangi berkat kekuatan yang nyata, yaitu persatuan dan persaudaraan bangsa yang dipandu ideologi Pancasila," imbau Jokowi.

Pagi tadi Presiden menjadi inspektur upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Monumen Kesaktian Pancasila Kompleks Lubang Buaya Jakarta Timur, Kamis. Jokowi didampingi Wapres K.H Ma'ruf Amin.

Postingan Presiden itu disukai ratusan ribu netizen. Namun, di kolom komentar, banyak warganet yang mempertanyakan mengapa presiden tak mencantumkan G30S/PKI. "G 30 S nya kok diskip pak?" tanya @dickyarfani serupa dengan @ratoputra. "G30SPKI nya kok gak diposting pak?"

Berita Terkait : Jokowi Pastikan Penataan Labuan Bajo Sesuai Target

Netizen @muhiqballs juga heran. "G30SPKI nya nggak ada peringatannya ya pak? tanya dia senada dengan ratusan netizen lainnya. 

Sementara yang lain ikut mengucapkan selamat Hari Kesaktian Pancasila. "Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Semoga Indonesia Jaya selamanya," ungkap @kgbambang.

Hari Kesaktian Pancasila lahir dan ditetapkan oleh pemerintahan Orde Baru untuk mengenang dan menghormati para jasa Pahlawan Revolusi. Penetapan hari ini terkait dengan peristiwa yang biasa disebut G30S/PKI. [FAQ]