RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi dipastikan mengangkat dua wakil menteri baru, untuk membantu kinerja menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Rencananya, kedua wakil menteri itu akan ditempatkan pada Pos Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM).

Penambahan jabatan wakil menteri untuk pos Kementerian Ketenagakerjaan, diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2020 tentang Kementerian Ketenagakerjaan.

Pasal 2 ayat (1) Perpres itu menyebutkan, "Dalam memimpin Kementerian Ketenagakerjaan, Menteri dibantu oleh Wakil Menteri sesuai dengan penunjukan Presiden".

Berita Terkait : Jokowi Dengar Keluhan Rakyat

Sementara Pasal 2 ayat (3) ketentuan tersebut berbunyi, "Wakil Menteri berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri".

Sesuai ayat 5 pasal tersebut, ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri meliputi:

a. membantu menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan; dan

b. membantu menteri dalam mengoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya atau Eselon I di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Berita Terkait : Tinjau Lokasi Banjir, Jokowi Terbang Ke Kalsel

Sedangkan ketentuan pengangkatan jabatan Wakil Menteri KUKM, diatur di dalam Pasal 2 ayat (1) Perpres 96 Tahun 2020 tentang Kementerian KUKM.

"Dalam memimpin Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Menteri dibantu oleh Wakil Menteri sesuai dengan penunjukan Presiden," demikian bunyi beleid tersebut.

Seperti halnya tugas Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Wakil Menteri KUKM juga bertugas membantu menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan kementerian KUKM.

"Membantu menteri dalam mengoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya atau Eselon I di lingkungan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah," demikian bunyi Pasal 2 ayat (5) huruf b ketentuan tersebut.

Berita Terkait : Siaran Langsung, Ini Link YouTube Jokowi Disuntik Vaksin Covid

Kedua ketentuan itu ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 23 September 2020, dan telah diundangkan pada 25 September 2020. [HES]