RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah tengah menyiapkan aplikasi untuk memonitor penegakan disiplin protokol kesehatan. Dengan begitu, para pimpinan baik Menteri, Gubernur, Pangdam maupun Kapolda dapat memonitor operasi secara real time.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, langkah pencegahan di hulu menjadi upaya yang sangat penting untuk mengurangi angka terkonfirmasi positif Covid-19.

Berita Terkait : Sembuh dari Covid, Pengusaha Muda ini Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan

“Saya rekomendasikan agar Satgas bersama TNI, Polri, Satpol PP sampai ke Babinsa dan Babinkamtibmas untuk memanfaatkan aplikasi dalam memantau pelaksanaan protokol kesehatan,” ujar dia dalam keterangan tertulis, kemarin.

Secara detail, Luhut menyebut, para personel TNI/Polri dan Satpol PP yang bertugas di lapangan dapat memberikan laporan menggunakan sistem dan aplikasi secara terpadu.

Berita Terkait : Selama PSBB, Satpol PP Jaktim Tindak 6.243 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan

Serta memadukan dengan lapisan klaster Covid-19 yang ada. Sistem ini, juga terhubung dengan CCTV, dimulai dari DKI Jakarta. “Jadi nanti Jakarta akan jadi model pertama penerapan sistem ini,” ungkap Luhut.

Luhut meminta kepada masingmasing Gubernur (untuk Satpol PP), Pangdam dan Kapolda di 8 Provinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi dan Bali) lalu ditambah Provinsi Aceh dan Riau, segera mengimplementasikan sistem monitoring perubahan perilaku.
 Selanjutnya